Grafik Disiplin ASN Menurun, Sekda Papua Minta Aparatur Disiplin

Sekda Papua Hery Dosinaen

JAYAPURA (PB) – Sekretaris Daerah Provinsi Papua, TEA Hery Dosinaen, SIP.MKP mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Papua diingatkan untuk disiplin dalam melaksanakan tugas.

“Saya lihat grafiknya menurun untuk kehadiran. Untuk itu saya minta ASN berdisiplin. Termasuk mengucap Panca Prasetya KORPRI. Baik di apel di halaman kantor gubernur maupun kantor otonom. Saat pengucapan Panca Prasetya KORPRI harus diikuti oleh peserta apel, semua harus menghafal,” tegas Sekda Papua Hery Dosinaen saat memimpin apel pagi di halaman kantor gubernur, Senin (7/8).

Dirinya juga  meminta kepada Satpol PP untuk menindak tegas ASN yang merokok di dalam lingkungan kerja.”Saya minta kepada Satpol untuk tindak tegas. Jangan ada yang merokok di lingkungan kerja, apalagi di dalam ruang kerja, harus ditindak, jangan biarkan, ini demi kesehatan kalian dan kebersihan lingkungan,” tukasnya.

Selain itu juga masing-masing OPD diharapkan bisa menyediakan tempat merokok bagi ASN yang biasa merokok. ”Saya minta ini kalau bisa OPD bisa beri ruangan untuk mereka yang merokok, supaya tidak merokok di lingkungan kerja,” sarannya.

Di kesempatan itu Sekda juga mengaku kecewa dengan ASN yang hingga kini masih mabuk-mabuk. ”Ini yang saya minta dengan tegas Satpol untuk tindak mereka yang mabuk-mabuk. Beberapa waktu lalu, saya sempat mendapat laporan ada yang mabuk. Tetapi saya tidak dapat langsung, kalau saya dapat mabuk-mabuk dengan pakaian dinas. Saya suruh merayap di halaman kantor gubernur. Ini jadi perhatian bagi semua ASN,” ujarnya.

Sekda juga mengingatkan kepada para ASN untuk seragam dalam mengunakan baju dinas dan saat apel harus menggunakan atribut lengkap. ”Sekretaris KORPRI harus atur ini setiap OPD kalau bisa seragam dalam menggunakan pakaian dinas, dan saat apel ini harus menggunakan atribut lengkap,” tandasnya. (YMF)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *