Bupati Mamteng Harapkan Penghargaan MURI Jadi Motivasi Pilkada Aman

Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) Ricky Ham Pagawak meraih anugerah penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yang diserahkan langsung oleh pimpinan rekor MURI Jaya Suprana.

JAYAPURA (PB) – Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng) Ricky Ham Pagawak kepada pers di Jayapura mengatakan, anugerah penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yang diterimanya dan diserahkan langsung oleh pimpinan rekor MURI Jaya Suprana. Karena MURI menilai Pemerintah Kabupaten Mamteng, Bupati dan Wakil Bupati sukses membangun Graha Pemilu.

Pasalnya Graha Pemilu ini sebenarnya baru direncanakan oleh KPU Pusat untuk seluruh Indonesia. Akan tetapi sebagai salah satu kabupaten di Papua yang jauh dari ibukota negara. “Mereka menilai kami telah sukses dalam membangun kantor KPU dengan Kantor Panwas dalam satu areal dengan APBD Kabupaten Mamteng yang kami anggarkan satu bangunan menghabiskan Rp 17 milliar,” ungkapnya kepada pers di Jayapura, Senin (14/8/2017).

Bupati Mamberamo Tengah Ham Pagawak foto bersama di depan Graha Pemilu.

Graha Pemilu ini sendiri telah diresmikan oleh Ketua KPU Pusat dan Bawaslu Pusat pada bulan Maret tahun ini. Dari sisi pemerintahan, orang nomor satu di Kabupaten Mamteng ini mengaku merasa bangga dengan penghargaan yang diberikan. Karena penghargaan ini diakuinya tidak pernah bayangkan bahwasannya apa yang dibuat ini akan dinilai seperti itu.

“Pertama memang kami melihat, KPU dan Panwas ini adalah lembaga pemerintah yang harus diperhatikan oleh pemerintah yang ada di negara ini,” akunya.

Akan tetapi dengan  kondisi Kabupaten Mamteng yang selama ini dilihat, kedua lembaga pemilu ini tidak mempunyai tempat untuk bekerja. Padahal tugasnya sangat berat, yaitu melaksanakan Pilkada Bupati dan juga gubernur. Termasuk Pemilihan Legislatif (Pileg).

“Dengan melihat kondisi ini saya dengan pak wakil bupati (Yonas Kinelak) sepakat. Kami anggarkan anggaran 1 unit bangunan lengkap dengan barak staf dengan semua peralatan kantor yang kami lengkapi. Satu kantor menghabiskan dana kurang lebih Rp 17 milliar untuk tahun anggaran 2016,” urainya.

Untuk itu ia berharap dengan keberadaan Graha Pemilu ini dan diberikan penghargaan dari MURI, dapat memberikan motivasi untuk pemerintah daerah dan lebih khusus KPU dan Panwas untuk bekerja lebih baik, sempurna dan juga lebih berwibawa. Sebab dengan fasilitas yang sudah disiapkan oleh pemerintah maka hasil kerja dari KPU juga harus dengan hasil yang baik, sehingga kualitas Pemilu itu yang diharapkan baik dan lebih khusus. Karena di Papua sangat rawan dengan konflik.

“Saya percaya masyarakat Mamberamo Tengah adalah masyarakat yang sangat baik dan mengerti, sehingga Pilkada 2018 saya yakin dan percaya akan berjalan dengan baik,” tandasnya.

Diketahui Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua menerima anugerah penghargaan Rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) yang diterima langsung Bupati Ricky Ham Pagawak atas keberadaan Graha Pemilu yang pertama di Indonesia dari 34 Provinsi dan 514 kabupaten/kota yang ada di Indonesia.

Graha Pemilu ini dibangun KPU dan Panwaslu dalam satu areal oleh KPU sesuai Surat Keterangan KPU RI Nomor: 887/SJ/VIII/2017, graha pemilu Mamberamo Tengah merupakan yang pertama di Indonesia. (YMF)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *