Tingkatkan PAD, Bappenda Diminta Garap Terus Potensi Perpajakan

Gubernur Papua Lukas Enembe saat memberikan keterangan pers.

JAYAPURA (PB)-Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP.MH meminta Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi Papua untuk terus menggarap dan memaksimalkan potensi perpajakan di wilayahnya.

Permintaan itu disampaikan Gubernur Lukas di Jayapura, Senin (21/08/2017) ketika memberikan arahan seusai melantik empat pejabat eselon II di lingkup Pemerintah Provinsi Papua, di antaranya Kepala Bappenda Papua, Gerzon Jitmau.

“Pak Gerson, harus bekerja keras untuk menaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). PAD Papua kini mencapai Rp 1,3 triliun lebih. Saya mengharapkan agar capaian ini dapat dinaikan lagi dengan menggali potensi pajak di wilayah ini,” pinta Lukas.

Menurut Lukas, selain memaksimalkan potensi perpajakan, Bappenda juga harus menindaklanjuti  kewajiban PT. Freeport Indonesia untuk membayar Pajak Air Permukaan (PAP) sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan Perda Papua Nomor 4 tahun 2011 tentang Pajak Daerah serta peraturan gubernur.

“Selama ini Freeport sudah cukup banyak menggunakan sumber mata air milik Papua, sehingga harus segera dibayar kewajibannya sesuai dengan gugatan yang kami menangkan di pengadilan,” tuturnya.

Untuk itu Provinsi Papua harus memperjuangkan hak rakyat Papua melalui kewajiban yang harus dibayar oleh Freeport, apalagi menang atas gugatan-gugatan Freeport kalah selama ini.

“PAD Provinsi Papua harus digenjot dan Bappenda harus bekerja keras untuk meningkatkan pendapatan daerah. Pasalnya, tidak ada yang tahu sampai kapan pemerintah akan terus mentransfer bantuan anggaran melalui Dana Alokasi Umum (DAU),” tegas Lukas.

Lukas mengatakan, pada beberapa provinsi  di Indonesia, mereka sudah tidak menerima DAU lagi. Untuk itu, Bappenda Papua harus berupaya meningkatkan pendapatan daerah, sehingga dapat mengantisipasi jika suatu saat hal itu itu dialami juga oleh Papua. (YMF)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *