Kantor Badan Penghubung Provinsi Papua Konsolidasikan Komunitas Pemerhati Seni Budaya Papua

Kepala Kantor Badan Penghubung Provinsi Papua Alexander Kapisa dalam suatu kesempatan bersama Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua Yusuf Yambe Yabdi.

JAYAPURA (PB) – Stakeholders sangat berperan dalam mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor di Provinsi Papua. Tak terkecuali para pelaku seni dan pemerhati budaya papua.

Hal ini disampaikanKepala Kantor Badan Penghubung Provinsi Papua Alexander Kapisa di Jakarta dalam rangka persiapan pelaksanaan Papua Update, yang mengambil tema, “Konsultasi dan Konsolidasi Pemerintah Provinsi Papua dengan Komunitas Pemerhati Budaya Papua”.

Dalam rilis yang diterima redaksi papuabangkit.com, kegiatan ini dilaksanakan Selasa 31 Oktober 2017 hari ini bertempat di Warung Daun, Jalan Cikini Raya No 26 Jakarta Pusat. “Peran dari tokoh-tokoh masyarakat, agama dan tentunya juga pelaku seni memberikan konstribusi yang sangat positif dalam proses pembangunan di Provinsi Papua. Tanpa peran aktif, kerjasama dan sinergi positif yang terbangun selama ini antara berbagai stakeholders tersebut dengan Pemerintah, tentunya  akan sangat berat mewujudkan apa yang selama ini didambakan yaitu Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera,” kata Kapisa.

Sebagai daerah yang sangat dikenal dengan beraneka ragam seni, kerajinan tangan, tarian-tarian etnik dan kegiatan-kegiatan spiritual lainnya, peran pelaku seni dan pemerhati budaya sangat strategis dalam mempromosikan budaya Papua, baik di dalam negeri maupun ke mancanegara.

“Dengan pola pendekatan pembangunan lima wilayah adat, maka focus pembangunan di berbagai sector dapat menjadi lebih baik, termasuk memunculkan potensi seni dan budaya di masing-masing wilayah adat tersebut. Di sinilah letak strategis kerjasama antara pemerintah dengan para pelaku seni dan komunitas pemerhati budaya Papua. Ada saling mengisi satu sama lain sehingga akan memberikan dampak yang positif untuk Provinsi Papua,” ujar Kapisa.

Untuk itulah, ia memandang perlu dan strategis untuk melakukan konsultasi dan koordinasi dengan para pelaku seni dan komunitas pemerhati budaya Papua untuk sama-sama mendiskusikan seperti apa perjalanan seni dan budaya Papua selama ini dan seperti apa sebaiknya yang dilakukan oleh pemerintah ke depan.

“Rencananya kami akan menghadirkan Bapak Wiliam Sawaki, mantan anggota MRP dan anggota grup Rio Grime dan Bapak Frans Rumbino yang selama ini dikenal dengan sebutan Frans Sisir sebagai narasumber dalam acara tersebut. “Kami menyebutkan acara tersebut sebagai para-para Komunitas Seni Budaya Papua,” imbuh Kapisa. (Frida Adriana)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *