Anjungan Papua di TMII Selenggarakan Lomba Kreasi Busana Muslim Batik Papua

Lomba Kreasi Busana Muslim Batik Papua, di Anjungan Daerah Provinsi Papua, Minggu (3/12/17).

JAKARTA (PB) – Kantor Badan Penghubung Provinsi Papua di Jakarta sebagai penanggungjawab dan pengelola Anjungan Daerah Provinsi Papua di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menyelenggarakan Lomba Kreasi Busana Muslim Batik Papua, di Anjungan Daerah Provinsi Papua, Minggu (3/12/17).

“Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan promosi kesenian Papua yang memang telah kami rencanakan. Pada 9 Agustus 2017 yang lalu kita telah menyelenggarakan Kemilau Batik Papua yang menampilkan beragama corak Batik Papua yang dikreasi oleh pengrajin Batik Papua. Pada hari Minggu 3 Desember kami menyelenggarakan lomba Kreasi Busana Muslim Batik Papua yang terbuka bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi. Momentum kegiatan ini juga sangat tepat karena bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada hari Jumat 1 Desember 2017,” terang Alexander Kapisa, Kepala Badan Kantor Penghubung Provinsi Papua.

Pihaknya akan terus melakukan kegiatan promosi Papua. Tidak hanya dari hasil kreasi seni batik saja tapi juga promosi-promosi lainnya, seperti tari-tarian Papua, promosi wisata, ukiran-ukiran Asmat dan juga informasi keberhasilan pembangunan di Provinsi Papua.

“Promosi ini penting, agar masyarakat luas dapat melihat papua dari sisi yang lain, tidak hanya mendengar papua dalam hal konflik social dan politik. Banyak yang telah dan sedang dikembangkan dan dibangun di Papua. Hal ini penting untuk kami sampaikan ke publik,” tegas Kapisa.

Lomba ini diikuti oleh 37 Peserta yang melakukan kreasi batik Papua menjadi busana muslim, baik untuk anak-anak, remaja maupun dewasa. “Kami sangat senang dengan suksesnya pelaksanaan lomba ini, karena ini baru pertamakali kami laksanakan. Kami tidak menyangka bahwa lomba ini akan diminati dan mendapat banyak apresiasi dari masyarakat,” sambung ketua panitia lomba, Sergius Wabiser, SE.

Mudah-mudahan, lanjut Sergius, kegiatan ini dapat kami jadikan kalender kegiatan tahunan kami sehingga masyarakat luas juga akan semakin semangat melakukan kreasi batik papua menjadi busana muslim atau dalam bentuk busana lainnya. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *