Lantik Bupati dan Wabup Mamteng dan Puncak, Ini Pesan Gubernur Lukas

Pasangan bupati dan wakil bupati Mamberamo Tengah dan Puncak saat diambil sumpahnya oleh Gubernur Lukas Enembe pada acara pelantikan di Sasana Krida Kantor Gubernur Jayapura, Senin (24/09/2018)

JAYAPURA (PB)—Gubernur Papua Lukas Enembe, SIPMH secara resmi melantik Bupati-Wakil Bupati Mamberamo Tengah (Mamteng), Ricky Ham Pagawak-Yonas Kenelak dan Bupati-Wakil Bupati Puncak, Willem Wandik-Pellinus Balinal, Senin (24/09/2018)di Sasana Krida Kantor Gubernur Dok Jayapura.

Dua kepala daerah ini merupakan yang pertama kali dilantik Gubernur dari tujuh kabupaten yang melaksanakan Pilkada Serentak III 2018 di Papua. Uniknya, kedua pasang kepala daerah di Pegunungan Tengah Papua ini sama-sama merupakan pasangan calon tunggal dan petahana di daerahnya masing masing yang melanjutkan kepemimpinan di periode kedua.

Gubernur Lukas Enembe dalam arahannya mengatakan penyelenggaraan pesta demokrasi Pilkada serentak 27 Juni 2018 di kedua kabupaten telah dilaksanakan dengan berbagai dinamika, perbedaan pandangan politik namun akhirnya telah mengantarkan kedua pasangan tersebut sampai pada tampuk pimpinan tertinggi pemerintahan di kedua kabupaten.

“Ini merupakan peristiwa bersejarah. Tanggung jawab yang diemban harus dibuktikan dengan kerja nyata. Kalian dipilih oleh rakyat untuk periode kedua dan merupakan calon tunggal tidak ada yang lawan. Jadi itu yang benar, daripada kita rebut” kata  Gubernur Lukas.

Menurut Lukas, Bupati Ricky dan Wellem yang terpilih untuk kedua kalinya harus benar-benar menjalankan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, amanah jabatan yang telah diberikan harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dan diwujudnyatakan melalui kerja nyata bagi kesejahteraan rakyat Papua.

Lukas juga meminta kedua pasang kepala daerah yang baru dilantik harus bisa membuat rakyat hidup damai, aman, kesehatan dan pendidikannya baik, akses infrastrukturnya bagus serta pelaksanaan pembangunannya berjalan secara maksimal.

“Ini menjadi amanah pada pundak masing-masing bupati-wakil bupati yang baru dilantik,” ucapnya.

Menurut Gubernur Lukas, percepatan pembangunan di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, dan infrastruktur harus dilaksanakan mengarah pada kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP) di masing-masing daerah. Selain itu juga harus memperhitungkan kondisi masyarakat di wilayah tersebut khususnya dalam konteks tata kelola pemerintahan daerah, di mana kesemuanya harus diprioritaskan pada kesejahteraan rakyat.

“Saya percaya bupati dan wakil bupati yang baru dilantik akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” yakinnya.

Di kesempatan itu, Gubernur juga meminta agar kepala daerah yang baru dilantik terus berpedoman pada peraturan perundangan dalam setiap kebijakan yang dibuat. Sebab sebagai wakil pemerintah pusat guna menghindari konflik di masyarakat.

Tak lupa gubernur juga mengingatkan terkait sejumlah agenda nasional, di antaranya pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019, serta penyelenggraan PON 2020 dimana Papua menjadi tuan rumah.

“Kepala daerah bersama penyelenggaran dan stake holder harus mengawal setiap dari agenda nasional tersebut,” pesannya. (Gusty Masan Raya/AR)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *