Bekas Kantor Bupati Tolikara Siap Dibangun Swalayan

Sekretaris Daerah Tolikara Anton Warkawani, SE bersama rombongan ketika meninjau sisa-sisa bangunan beton di bekas Kantor Bupati Tolikara, di Jalan Gurikme, Karubaga, Kamis (22/11/2018). Rencananya, sisa-sisa beton ini akan digusur dan diratakan.

KARUBAGA (PB)—Pemerintah Kabupaten Tolikara berencana membangun sebuah swalayan besar dan alun-alun bagi warga di lokasi bekas Kantor Bupati Tolikara yang lama yang terletak di Jalan Gurikme, Karubaga. Kantor bupati ini terbakar tahun 2016 silam akibat kosleting listrik. Sementara saat ini, Pemerintah Tolikara telah selesai membangun kantor baru di Igari.

Untuk itu, Kamis (22/11/2018), Sekretaris Daerah (Sekda) Tolikara, Anton Warkawani, SE didampingi Perwira Penghubung Dandim Jayawijaya Mayor Daniel Kumbubui dan Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Tolikara Imanuel Gurik, SE serta Danramil Karubaga Kapten Inft.  Ansanai meninjau Kantor Bupati lama gedung B tersebut.

“Kita akan robohkan sisa-sisa beton bangunan yang masih berdiri dan mengangkat sisa-sisa kebakaran untuk diratakan kembali. Tanah ini kami sudah bayar lunas sehingga di atas lahan ini akan dibagun swalayan besar dan alun-alun bagi warga Karubaga,” ujar Sekda Anton.

Menurut Anton, dari hasil pantauan di lokasi perkantoran pemerintahan terpadu di Igari, sebangian besar kantor setiap OPD sudah selesai dan siap digunakan. Hanya menyisakan beberapa saja yang sedang dalam proses untuk dirampungkan. Karena itu, tahun depan semua aktivitas pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan akan dilakukan di Igari.

“Saya bersama beberapa pimpinan terkait meninjau tempat yang akan digusur ini sesuai petunjuk pimpinan kita yakni Bupati Tolikara untuk segera diambil langkah- langkah cepat. Langkah awal kami saat ini kami segera menggusur tempat ini dalam waktu dekar,” tegas Anton.

Anton menjelaskan, Kabupaten Tolikara ini sudah berkembang dan siap menghadapi modernisasi dan perkembangan ekonomi. Karena itu, Pemerintah Tolikara harus menyambutnya dengan mambangun infrastrutur ekonomi seperti swalayan dan akses umum lainnya sehingga masyarakat Tolikara bisa ikut merasakan derap kemajuan itu dan tidak tertinggal jauh dari daerah lain. (Gusty/Derwes Yikwa)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *