Tolikara Produksi Minuman Jus Nanas Bokondini Untuk PON Papua

Gubernur Lukas Enembe didampingi Ketua DPR Papua Yunus Wonda dan Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo saat menunjukkan kemasan Jus Nanas di Bokondini, Rabu (28/11/2018)

BOKONDINI (PB)—Buah Nanas asli Bokondini, Kabupaten Tolikara, Papua bakal diproduksi menjadi minuman kemasan berbentuk jus yang dipersiapkan untuk para atlit PON XX Tahun 2020.

Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP.MH saat melakukan kunjungan kerja di Bokondini, Rabu (28/11/2018) mengatakan, hal ini sudah disepakati pihak Pemprov Papua bersama dengan pemerintah kabupaten Tolikara melalui program Gerbang Mas (yang kini telah berganti menjadi BANGGA).

“Kita telah kembangkan jus nanas maupun jus buah merah. Diharapkan sudah diproduksi terutama di  Bokondini. Ini nenas harus diproduksi sebanyaknya, jadi bupati Tolikara harus bantu untuk pengelolaannya,” kata Gubernur Lukas

Menurut dia, jika minuman nanas ini diproduksi lebih banyak pastinya selain untuk dikonsumsi pada PON juga bisa di eskpor keluar. Apalagi minuman ini berasal dari buah nanas yang ditanam tanpa menggunakan pupuk atau organik.

“Buah nanas di sini selalu berbuah tiap saat sepanjang tahun, tanpa mengenal musim. Sehingga dengan kelompok petani nanas ini dengan dibantu pemerintah. Mereka bisa memproduksi lebih banyak bahkan bisa dijual keluar Papua,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo, SE.M.Si mengatakan, produksi buah nanas di daerahnya masih berskala kecil namun akan terus dikembangkan.

“Karena arahan pak gubernur agar turut menyukseskan PON 2020, makanya untuk kegiatan yang dianggarkan pada APBD 2019. Kita lebih banyak arahkan untuk ini (produksi jus nanas). Karena ini akan menjadi minuman favorit para atlit,” katanya.

“Sehingga kami pemkab Tolikara punya tanggung jawab untuk melakukan pembinaan terhadap usaha yang memproduksi melalui dinas pertanian,” sambungnya.

Selain minuman nenas, lanjut Usman, pihaknya juga tengah menggenjot produksi kopi kemasan dan juga buah merah. (Gusty Masan Raya/ar)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *