Gubernur Lukas: Hoki Pindah Ke Biak, Stadion Dipastikan Molor

Gubernur Lukas Enembe didampingi Sekertaris Daerah Papua, TEA Hery Dosinaen, Asisten II Noak Kapisa dan Asisten III Setda Papua, Elysa E. Auri saat meninjau Stadion Papua Bangkit di Kampung Harapan, Sentani (20/3/2019)

JAYAPURA (PB)—Tinggal setahun lagi, Provinsi Papua akan menjdi Tuan Rumah penyelenggaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020. Berbagai persiapan telah dan sedang dilakukan saat ini. Salah satunya, pembangunan venue untuk cabang olahraga Hoki yang sempat menuai polemik.

Venue yang dibangun di daerah Doyo Kabupaten Jayapura mendapat penolakan dari masyarakat Biak Numfor. Pasalnya, gudang atlit Hoki berasal dari wilayah teluk Cenderawasih itu.

Pengurus Federasi Hoki Indonesia (FHI) Provinsi  dan atlet Hoki di Biak pun sempat menggelar demo damai di Kantor DPRD Kabupaten Biak Numfor. Mereka mendesak pemerintah membangun venue Hoki di Biak.

Aspirasi masyarakat Biak Numfor akhirnya direspon Gubernur Lukas Enembe, SIP.MH. Orang nomor satu di Papua itu memastikan pembangunan venue tersebut akan segera direalisasikan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua.

“Biak jadi tuan rumah Hoki, karena pemainnya ada di kota karang ini. Bagaimana mereka bisa bangun venue Hoki di Jayapura. Saya sampai marah-marah. Tapi kami sudah canangkan untuk nanti akan dibangun Jayapura tetap jalan, namun nanti akan dibangun satu venue Hoki di Biak,” ujar Gubernur Lukas saat melantik Bupati Kabupaten Biak Numfor periode 2019-2024, Herry Ario Naap, S.Si.M.Pd, Selasa petang  (19/3/2019) di Lapangan Cenderawasih Kabupaten Biak Numfor.

Para atlit Hoki yang mengharumkan nama Papua di PON XIX Bandung, Jawa Barat. Umumnya mereka berasal dari Biak Numfor.

Sementara, venue Hoki yang telah mulai dibangun di Doyo, Kabupaten Jayapura akan tetap dilanjutkan karena sudah diakomodir pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Neara (APBN) lewat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2017.

Gubernur mengaku seharusnya venue Hoki di Biak namun tidak diakomodir dengan baik oleh pimpinan Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua sebelumnya. Makanya, tahun ini pembangunan venue diakomodir lewat APBD karena PON Hoki akan dimainkan di Kabupaten Biak Numfor.

Menurut Lukas, Pemprov Papua telah menetapkan kabupaten-kabupaten kluster  PON XX  tahun 2020 yakni Kota dan Kabupaten Jayapura, Biak Numfor, Jayawijaya, Merauke, Mimika dan Biak, ditambah empat daerah penyangga antara lain Kabupaten Keerom, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Supiori dan Kabupaten Tolikara.

Pembangunan Stadion Papua Bangkit Molor

Usai pelantikan, Gubernur Lukas Enembe turun ke Jayapura, ibukota Provinsi Papua. Saat memantau kondisi bencana dan para pengungsi, Lukas sempat meninjau pembangunan Stadion Papua Bangkit di kampung Harapan Sentani, Kabupaten Jayapura.

“Kami sudah tinjau Stadion Papua Bangkit kemarin. Ada banyak jalan  dijadwalkan akan rampung pada April 2019 dipastikan mengalami keterlambatan bencana ini. Bisa molor dua bulan ke depan. Material pembangunan yang disuplai dari Doyo Kabupaten Jayapura terhambat karena jembatan putus. Makanya harapan kami jembatan yang sementara di kerjakan TNI/Polri  bisa cepat rampung dan proses pembangunan stadion ini bisa kembali normal,” kata Lukas kepada pers, Kamis (21/o3/2019) di Gedung Negara Dok V Jayapura.

Gubernur didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Papua, TEA Hery Dosinaen,S.IP.MKP.M.Si, Asisten II, Dr.Ir. Noak Kapisa, M.Sc dan Asisten III Bidang Umum Setda Provinsi Papua, Elysa E Auri, SE.MM, Rabu  (20/3/2019) usai menyambangi korban banjir bandang di posko induk lapangan Kantor Bupati Jayapura,  juga mengecek kondisi stadion Papua Bangkit di kampung Harapan Sentani Jayapura.

“Banjir bandang di Kabupaten Jayapura beberapa waktu lalu, talud air di belakang Stadion Papua Bangkit sempat rusak dan air masuk ke lapangan pemanasan. Sementara talud yang rusak diperbaiki,” urai Lukas.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua (Disorda) Papua, Drs. Daud Ngabalin, M.Si mengakui intesitas curah hujan yang meningkat akhir-akhir ini dikhawatirkan menghambat penyelesaian pembangunan stadion dan pembangunan venue-venue lainnya di Kabupaten Jayapura.

Ngabalin berharap hujan segera reda sehingga proses pengerjaan bisa segera dilanjutkan dan venue dapat rampung sesuai waktu yang ditetapkan. Saat ini, venue PON di Kabupaten Jayapura yang sementara dibangun adalah venue hoki, kriket, aquatic, lapangan tembak dan GOR Istora. (Gusty Masan Raya/Hans/PR)

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *