Gubernur Papua Minta ASN Jabat Administrator dan Pengawas Perlu Dibekali Ilmu Pengetahuan

Staf Ahli Gubernur, Anni Rumbiak membuka kegiatan Diklat PIM III dan IV se-Papua berlangsung di Aula BPSDM Kotaraja, Selasa (13/8).

JAYAPURA (PB.COM) – Pemerintah Provinsi Papua melaksanakan kegiatan Pendidikan Latihan (Diklat) Kepemimpinan Tingkat III dan IV tahun 2019 yang diikuti sebanyak 80 ASN dari Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota se-Papua.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Selasa (13/8/2019).

Adapun 80 peserta yang ikut terdiri dari 40 peserta untuk Diklat Pim III masing masing Kabupaten Jayapura sebanyak 10 orang,  Lany Jaya 9 orang, Mamberamo Raya 6 orang,  Nduga 6 orang,  Yalimo 2 orang,  Paniai 1 orang, Keerom 1 orang, Bogem Digoel 1 orang,  dan Pemerintah Provinsi Papua 4 orang. Sedangkan untuk peserta  Diklat Pim IV terdiri dari Kabupaten Lanny Jaya 18 orang,  Nduga 11 orang,  Yahukimo 10 orang dan kabupaten Dogiyai 1 orang.

Gubernur Papua, Lukas Enembe dalam sambutan  tertulis yang dibacakan staf Ahli Gubernur, Anny Rumbiak, mengatakan bahwa pendidikan dan Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kepada setiap Pegawai Nageri Sipil.

Oleh karena itu, peningkatan sumber daya manusia menjadi program unggulan. “Program ini mempunyai nilai strategis karena faktor manusia merupakan penentu keberhasilan dalam bidang-bidang Iainnya,” kata Ani Rumbiak.

Oleh karena itu, lanjutnya, sebelum memberdayakan sumber daya manusia lain, maka sumber daya aparatur harus diberdayakan terlebih dahulu yang diharapkan nanti akan mampu memberikan kontribusi yang besar dan luas kepada peningkatan sumber daya manusia pada umumnya.

“Untuk mewujudkan tujuan tersebut bukanlah pekerjaan yang sederhana, melainkan membutuhkan upaya-upaya yang konkrit, baik yang bersifat langsung maupun tidak langsung dan bersifat administratif maupun bersifat aksi dari seluruh penyelenggara pemerintah, karena mereka-mereka ini merupakan penentu penyelenggaraan pemerintahan dilapangan,” paparnya.

Sebagai wujud komitmen dalam peningkatan sumber daya aparatur, salah satu upaya yang ditempuh melalui Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT). Dengan treatmen Pendidikan dan Pelatihan diharapkan kompetensi akan meningkat. Hal ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Untuk mencapai tujuan tersebut, ungkap Ani,  maka ASN yang menduduki jabatan administrator dan jabatan pengawas dalam Pemerintahan sebagaimana perlu dibekali seperangkat ilmu pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diharapkan nanti akan mampu mendukung penyelenggaraan pemerintahan.

Sebab, pembekalan dalam Diklat Kepemimpinan ini lebih dititik beratkan pada penbentukan sikap dan mental agar mempunyai disiplin yang tinggi, mempunyai komitmen untuk melayani kepentingan masyarakat, agar ketika berhadapan langsung dengan masyarakat telah mempunyai sikap yang handal dan profesional.

Di samping fokus pada pembentukan sikap, lanjutnya, maka pembekalan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi serta keterampilan juga menjadi perhatian dalam Diklat Kepemimpinan ini.

Sementara itu, ketua panitia Yohanna Nap menyatakan, tujuan diselenggarakannya Diklat Pim Tingkat III dan IV yakni untuk membentuk kompetensi kepemimpinan pejabat pengawas yang akan berperan dalam melaksanakan tugas dan fungsi kepemerintahan diinstansi masing-masing.

Diklat Pim ini akan dilaksanakan mulai 13 Agustus s/d 23 November 2019, dengan tenaga pengajar dari Kodam XVII Cenderawasih, Korem 172/PWY, Kejaksaan Tinggi Papua, Kanreg IX BKN Jayapura dan Badan Narkotika Nasional Wilayah Papua. (Andi/Frida)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *