Sekda Tolikara Minta ASN yang Tinggalkan Tugas Pascarusuh Wamena Segera Kembali Bekerja

Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara Anton Warkawani, SE.

KARUBAGA (PB.COM) – Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara Anton Warkawani, SE minta seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemkab Tolikara yang hingga kini masih berada di luar Tolikara maupun pergi ke kampung di distrik masing – masing di seluruh pelosok Tolikara semenjak kerusuhan di Wamena, diminta segera kembali ke Karubaga.

Sekda berharap ASN segera melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya di kantor masing – masing.

Apabila para ASN tidak mengindahkan himbauan ini, tegas Sekda, ASN yang bersangkutan siap menerima sangsi sesuai aturan kepegawaian.

Kata Sekda, situasi di daerah Tolikara hingga kini kondusif dan aman, semua aktifitas perkantoran dan perekonomian serta pendidikan hingga pelayanan kesehatan berjalan sebagaimana biasanya.

“Saya himbau seluruh ASN Pemkab Tolikara yang meninggalkan tugas, saat ini berada di luar Tolikara dan juga pergi tinggal ke kampung di distrik seluruh Tolikara kembali ke Karubaga untuk melaksanakan tupoksi di kantor masing – masing,” tegas Sekda Anton.

Menurutnya, sesuai aturan kepegawaian, apabila ASN tidak menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai abdi masyarakat dan abdi Negara, apalagi terindikasi melakukan KKN, ASN bersangkutan siap menerima sangsi.

Sejumlah sangsi kepegawaian siap diterima sesuai dengan tingkat indisipliner ASN dimulai dari sangsi ringan hingga sangsi berat. Sangsi ringan berupa sangsi administrasi dan penahanan hak – hak hingga sangsi berat seperti pemberhentian atau pemecatatan ASN tidak dengan hormat.

Hal tersebut disampaikan Sekda Tolikara Anton di Kantor Bupati Tolikara di Igari, Selasa  (08/10/2019) kemarin, mengingat waktu efektif kerja hanya tinggal 1 bulan.

Apabila waktu yang tersedia tidak dimanfaatkan dengan baik tentu merugikan negara terlebih daerah Tolikara.

Kepala OPD dan Rekanan Segera Rampungkan Pekerjaan

Sekda Anton juga meminta para kepala Organisasi Peragkat Daerah (OPD bersama staf mengawasi semua kegiatan yang dikerjakan rekanan dirampungkan tepat waktu atau sesuai target.

“Para Kepala OPD bersama Pejabat pelaksana teknis kegiatan PPTK pada masing – masing instansi segera mendorong selesaikan pekerjaan dalam sisa 1 bulan ini,” tegas Sekda Anton.

Ia juga menegaskan, para kepala OPD bersama PPTK segera mendorong sejumlah pekerjaan yang belum rampung agar dirampungkan segera. Apabila tidak dirampungkan pekerjaan itu, tentu penilaian Pemerintah Pusat bahkan stakeholder lain menganggap Pemkab Tolikara gagal menyerap anggaran secara maksimal.

Ia berkomitmen semua pekerjaan harus dirampungkan sebelum tutup tahun tanpa meninggalkan Silpa. (Diskominfo Tolikara/Frida)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *