Bertemu Menhub, Bupati Yahukimo Pastikan Empat Program Perhubungan Berjalan Tahun 2020

 

Bupati Yahukimo Abock Busup, MA saat berbicara pada pertemuan dengan Menhub Budi Karya.

JAKARTA (PB.COM)—Bupati Yahukimo Abock Busup, MA Minggu (13/10/2019) menghadiri pertemuan dengan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi bersama sejumlah bupati dari Provinsi Papua dan Papua Barat guna membahas konektivitas udara dan laut di Pulau Cenderawasih itu. Pada kesempatan itu, Bupati Abock memastikan bahwa Kementerian Perhubungan mengakomodir empat program prioritas pembangunan sektor perhubungan di wilayahnya pada tahun 2020.

“Yahukimo itu sudah terakomodir untuk empat program. Pertama, Bandara Nop Goliat Dekai untuk pendaratan pesawat berbadan lebar, pengurusan sertifikasi dan pagar bandara. Kedua, untuk pelabuhan Pepera juga tadi kita sudah sampaikan ke Menteri dan sudah terakomodir dan mulai dibangun tahun depan. Ketiga, pembanguna infrastruktur jalan. Saya sudah minta ke Bina Marga agar mereka bantu bangun 27 Km. Kalau 27 km ini uang ada pasti cepat selesai. Keempat, pembangunan lapangan terbang perintis di Distrik Sobaham dan Korupun. Kita harap Pak Menteri tambah anggaran sehingga program ini berjalan cepat tahun depan,” kata Abock Busup kepada papuabangkit.com, Senin (14/10/2019).

Menurut Abock, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Menteri Perhubungan Budi Karya ke Papua beberapa waktu lalu, khususnya ke beberapa kabupaten seperti Yahukimo, Pegunungan Bintang, Asmat, Bouvendigoel, Mappi, Merauke, Jayapura, Puncak, Puncak Jaya, dan Nabire untuk mengecek program strategi bidang perhubungan yang tengah dijalankan Kementerian Perhubungan.

“Untuk Bandara Nop Goliat Dekai ini, saat Presiden berkunjung 16 Oktober 2016 lalu, beliau janjikan bahwa landasan bandara yang waktu itu 1.900 meter akan menjadi 2800 meter pada tahun 2018. Sekarang sudah terealisasi  sudah 2500 meter. Seluruh biaya yang sudah dikeluarkan untuk pengerjaan ini adalah sekitar Rp 450 miliar. Biaya ini sangat besar maka kami meminta kepada Menteri Perhubungan agar mendaratkan pesawat berbadan lebar yaitu dari Makassar, Timika, Merauke, Sentani,” kata Abock.

Sementara itu terkait pembangunan Pelabuhan Pepera, saat ini infrastruktur jalan sejauh 60 km sebagian sudah dikerjakan oleh Pemda Yahukimo dan tinggal 27 km lagi akan dikerjakan tahun depan dengan menggunakan dana APBN.

“Untuk lapangan terbang perintis di Distrik Sobaham, target anggaran Rp 350 milyar dan sudah direalisasi Rp 90 milyar. Sedangkan Lapangan perintis di Distrik Korupun tahun ini sudah disiapkan Rp 20 milyar dan tahun depan akan dijadikan proyek multiyears. Selain itu, kami juga ajukan pembangunan sejumlah lapangan terbang perintis di sejumlah Pasema, Kayo, Kosarek, dan Silimo. Jadi dari 132 lapangan perintis di Yahukimo, paling tidak minimal ya bisa kita bangun 10” katanya.

Abock juga menjelaskan, dalam pertemuan itu, Menhub  Budi Karya didampingi Sekretaris Jenderal Perhubungan dan sejumlah Direktur Jenderal di Kementerian Perhubungan. Turut hadir pihak Bappenas dan PUPR. Setiap kabupaten diberi kesempatan untuk mempresentasikan program-program prioritas perhubungan tahun 2020.

“Kami sudah presentasikan empat program kami. Dan kami menunggu Presiden Jokowi yang akan dilantik tanggal 20 Oktober ya kalau bisa kami diundang hadir dan bisa sampaikan program yang ada tinggal dilanjutkan 5 tahun ke depan. Mudah-mudahan tahun 2020 anggaran ini bisa direalisasikan,” katanya.

Menhub Budi Karya Sumadi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengadakan pertemuan dengan jajaran kepala daerah di Provinsi Papua dan Papua Barat untuk membahas konektivitas udara di seluruh wilayah Pulau Cendrawasih, Senin (14/10/2019) di kantor Kementerian Perhubungan RI, Jakarta.

Sejumlah bupati hadir pada kesempatan itu di antaranya bupati Yahukimo, Puncak, Puncak Jaya, Jayapura, Mappi, Pegunungan Bintang, Mimika, Bouvendigoel, Mappi, Asmat dan Nabire. Sementara dari Papua Barat turut hadir bupati Fakfak dan Raja Ampat. Hadir pula Asisten II Setda Papua Dr. Muhammad Musa’ad mewakili Gubernur Papua dan Kepala Dinas Perhubungan Papua Reky D. Ambrauw, S.Sos.M.Si. (Gusty Masan Raya/Paul Karma-Diskominfo Yahukimo)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *