BKKBN Papua, IAIN Fatahulmuluk dan PAUD Waripoi Lakukan MoU Sukseskan Program KKBPK

Kepala Perwakilan BKKBN Papua Sarles Brabar, SE.M.Si menandatangani MoU disaksikan perwakilan IAIN Fatahulmuluk Jayapura dan pimpinan PAUD Waripoi di Grand Abe Hotel, Rabu (30/10/2019)

JAYAPURA (PB.COM)—Guna mengintegrasikan program pendidikan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), Perwakilan BKKBN Provinsi Papua melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fatahulmuluk Jayapura dan PAUD Kencana Waripoi binaan DWP BKKBN Provinsi Papua.

Penandatanganan MoU ini dilakukan di sela-sela kegiatan review Telaah Tengah Tahun Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga dan Penguatan Tim Pengendali DAK Sub Bidang KB dengan tema “Percepatan Pencapaian Kinerja Program KKBPK Dalam Rangka Menyongsong RPJMN Tahun 2020-2024” di Grand Abe Hotel, Rabu (30/10/2019) disaksikan oleh para pimpinan OPD KB di seluruh Provinsi Papua.

Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Fatahulmuluk Jayapura DR. Eko Siswanto saat menandatangi MoU.

Acara penandatangan dilakukan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Papua Sarles Brabar, SE.M.Si, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fatahulmuluk Jayapura yang diwakili oleh Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Fatahulmuluk Jayapura DR. Eko Siswanto dan pimpinan PAUD Waripoi Lenorce Selaya, S.Pd.

“Kerja sama ini selama 5 tahun. Sebenarnya dengan IAIN Fatahulmuluk kita sering kerjasama tapi baru kali ini kita lakukan penandatangan MoU. Jadi jenjang Pendidikan Usia Dini atau jalur informal kita pilih PAUD Waripoi binaan DWP BKKBN Provinsi Papua. Sedangkan jenjang pendidikan tinggi atau jalur formal yakni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fatahulmuluk Jayapura,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Papua Sarles Brabar, SE.M.Si menjawab pers usai acara penandatangan MoU.

Menurut Sarles, tujuan kerjasama ini adalah mewujudkan program percepatan (quick win) dari Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bagi penguatan keluarga di Papua melalui jalur pendidikan tinggi dan PAUD.

“Mahasiswa kita harapkan menjadi pionir bagi pengutan keluarga. Lalu mengapa kita pakai PAUD? Karena bukan anaknya yang kita mau tapi orang tuanya yang menjadi sasaran program ini. Ini menjadi representasi dari Bina Keluarga Balita,” kata Sarles.

Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Fatahulmuluk Jayapura DR. Eko Siswanto menjawab wartawan.

Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Fatahulmuluk Jayapura DR. Eko Siswanto Jayapura mengatakan pihaknya menyambut baik kerjasama ini demi penguatan dan peningkatan kualitas keluarga di Papua.

Menurutnya, mahasiswa IAIN sangat tepat menjadi mitra dan ujung tombak sosialisasi pelaksanaan KKBPK, terutama saat menjalankan Praktek Kerja Lapangan (PKL) atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tengah masyarakat.

“Jadi sebelum PKL atau KKN, itu selalu ada pembekalan dulu. Jadi momentum itu bisa dimanfaatkan oleh BKKBN untuk memberikan pembekalan atau sosialisasi program-program KB khususnya integrasi data kependudukan di Provinsi Papua kepada para mahasiswa yang akan terjun ke lapangan, yang akan bertemu dan bersentuhan langsung dengan masyarakat,” kata Eko.

Dalam naskah perjanjian kerjasama ini, pihak BKKBN Papua akan bertugas menyiapkan materi pendidikan kependudukan yang akan diintegrasikan dengan kurikulum yang diselenggarkaan oleh IAIN Fatahulmuluk. Sementara lembaga pendidikan itu bertugas mengembangkan pendidikan berwawasan kependudukan dan KB ke dalam kurikulum guna, meningkatkan kompetensi mahasiswa mengenai wawasan kependudukan dan KB melalui perkuliahan.

Untuk PAUD, sasarannya ialah advokasi, komunikasi, informasi dan edukasi program KKBPK di kalangan anak didik dan orangtuanya, serta pengembangan pelaksanaan pendidikan KKBPK bagi anak didik usia dini dan orang tua peserta didik. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *