Pesparani Katolik, Ini Harapan Pemprov Papua  

Sekertaris Daerah Papua, Hery Dosinaen.

JAYAPURA (PB.COM) – Pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) I Katolik yang untuk pertamakalinya diselenggarakan di Bumi Cenderawasih, diharapkan mampu meyakinkan semua orang bahwa Papua aman untuk dikunjungi, bahwa Papua adalah tanah damai.

Hal ini disampaikan Sekertaris Daerah Papua, Hery Dosinaen mewakili pemerintah Provinsi Papua kepada pers di Jayapura, Rabu (13/11/2019).

“Semoga melalui kegiatan keagamaan ini dapat menjadi contoh pembinaan kerukunan umat beragama,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan Pesparani ini, merupakan upaya membina kerukunan umat beragama, dengan kasih menembus perbedaan, dan prinsip dasar dari Gubernur Papua untuk mengakomodir semuanya.

“Kerukunan beragama terpatri pada semua aspek birokrasi dan kehidupan lainnya, di mana terakomodir dari semua perbedaan menjadi satu kesatuan di atas tanah ini,” kata Sekda Hery.

Selain untuk menjaga kedamaian, Pesparani yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Papua ini semoga menjadi satu pergerakan positif di atas Tanah Papua.

“Sejak kepemimpinan periode pertama yakni 2013-2018 dan periode kedua 2018 hingga periode 2021, telah mengeluarkan berbagai kebijakan yang mencakup aspek terkait termasuk di Bidang keagamaan,” terangnya.

“Jadi Pemprov Papua tidak hanya membina atau memberi bantuan dalam ajang pelaksanaan Pesparani, namun sebelumnya juga sudah membina Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi), Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) hingga untuk Hindu dan Budha,”  terangnya lagi.

Hery menambahkan ini merupakan visi dan misi Gubernur Papua untuk merangkul seluruh umat beragama di Bumi Cenderawasih.

Kegiatan Pesparani ini diikuti perwakilan dari 14 dari 29 kabupaten kota di Papua, dan akan berlangsung selama 5 hari dimulai 14 hingga 18 November. (Andi/Frida)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *