Habisnya Stok Obat Kemoterapi Karena Penertiban Sistem Pemesanan Obat

Plt. Direktur RSUD Jayapura drg. Aloysius Giyai, M.Kes.

JAYAPURA (PB.COM)-Plt. Direktur RSUD Jayapura drg. Aloysius Giyai, M.Kes menegaskan bahwa habisnya persediaan stok beberapa item obat untuk kemoterapi terjadi selain karena meningkatnya jumlah pasien kanker juga karena pihaknya sedang melakukan penertiban sistem pemesanan obat yang salah selama ini di rumah sakit itu.

“Kami akui alami kehabisan obat kemoterapi tapi bukan dua bulan belakangan, baru dua minggu ini. Penyebabnya karena kami sedang lakukan penertiban sistem pemesanan obat,” kata Aloysius di Jayapura, Jumat (06/12/2019).

Menurut mantan Direktur RSUD Abepura ini, sejak dipercayakan menjadi Plt. Direktur RSUD Jayapura, ia melakukan perubahan pelayanan secara total, termasuk memperbaiki sistem pemesanan obat dengan memperketat verifikasi sistem itu secara menyeluruh.

Kondisi lingkungan RSUD Jayapura yang sedang dalam penataan.

“Jika terdapat mekanisme yang salah atau barangnya ada tapi tak digunakan secara efisien maka akan ditertibkan,” katanya.

Ia juga membantah habisnya stok obat kemoterapi ini akibat terkendala pembayaran dengan distributor obat.

“Tidak sama sekali. Obat-obat ini sudah kita pesan, beberapa hari lalu saya sudah tandatangan untuk pengadaan obat kemoterapi,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Aloysius juga menyampaikan permohonan maaf kepada pasien kemoterapi dan keluarganya atas ketidaknyamanan ini. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *