Kapuspen TNI: Pergantian Pangdam XVII/Cenderawasih Tak Terkait Rusuh Jayapura

 

Kapuspen TNI, Mayjen TNI Sisriadi.

JAYAPURA (PB.COM)—Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi menegaskan pergantian Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring kepada Mayjen TNI Herman Asaribab tidak ada kaitannya dengan kerusuhan yang terjadi di Papua sepekan lalu.

Menurutnya, surat keputusan Panglima TNI terkait pergantian Pangdam Cenderawasih telah diterbitkan tertanggal 14 Agustus 2019 lalu. Dimana dalam SK tersebut, Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring akan digantikan oleh Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau yang menjabat Pangdam XVIII/Kasuari, Provinsi Papua Barat

Mayjen TNI Herman Asaribab yang siap menjabat Pangdam XVII/Cenderawasih.

“Jadi  14 Agustus ada keputusan Panglima TNI untuk menggantikan Pangdam Cenderawasih tujuannya untuk mengoptimalkan pendekatan kultural karena waktu itu presiden sudah bolak balik berpesan untuk masalah apapun di Papua, pendekatannya harus kultural. Harus diingat SK ini keluar sebelum ada kerusuhan loh,” tegas Kapuspen Sisriadi kepada pers di Base Ops Lanud Jayapura, Selasa (03/09/2019) sore

Namun, lanjut dia, sebelum dilaksanakan serah terima jabatan (Sertijab), terjadi kerusuhan di Papua dan Papua Barat yang dipicu kasus dugaan rasisme dan intimidasi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur. Aksi unjuk rasa di sejumlah daerah di Papua dan Papua Barat berujung anarkis. massa melakukan pengrusakan, pembakaran dan penjarahan sejumlah fasilitas umum dan fasilitas pemerintah.

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau.

“Karena ada masalah keamanan dan sebagainya, maka  akan efektif kalau dua-duanya (Pangdam Cenderawasih dan Pangdam Kasuari) harus dijabat oleh putra asli Papua. Kebetulan keputusan belum dilaksanakan sehingga Panglima dan Kasad sepakat untuk merubah keputusan tersebut dengan mengganti Pak Wayangkau (tetap menjabat Pangdam Kasuari) dengan pak Herman,” jelas Sisriadi seraya kembali menegaskan bahwa dalam pergantian jabatan ini tidak ada istilah copot mencopot jabatan apalagi dikaitkan dengan kerusuhan yang terjadi di Papua.

Mayjen TNI Herman Asaribab yang sebelumnya menjabat Pangdam Tanjung Pura bukanlah orang baru di lingkungan Kodam Cenderawasih. Putra asli Biak ini sebelumnya pernah menjabat Danyon 751 Sentani, lalu Danrem 172 PWY hingga Kasdam XVII/Cenderawasih

Sementara itu, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring berdasarkan SK Panglima TNI akan menduduki jabatan baru sebagai PA. Sahli TK III Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI. (Andi/Gusty)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *