Terima 3 Satwa Liar Dilindungi Dari Satgas TNI Pamtas RI-PNG, Edward: “Ini Implementasi Sinergitas Kolaboratif TNI Dengan BBKSDA Papua”

Dan Pos Bendungan Tami Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713 Satya Tama dengan tiga satwa yang berhasil diselamatkan dan siap diserahkan kepada Kasatpol Kehutanan BBKSDA Papua, Purnama Ashari.

JAYAPURA (PB.COM)-Polisi Kehutanan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua menerima satwa liar dilindungi dari Dan Pos Bendungan Tami Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713 Satya Tama pada Minggu (29/09/2019) pukul 16.00 WIT. Serah terima satwa berlangsung di Pos TNI Bendungan Tami Kampung Gambut, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Kepala Balai Besar KSDA Papua, Edward Sembiring, S.Hut.M.Si dalam rilis yang diterima redaksi papuabangkit.com mengatakan adapun jenis satwa liar dilindungi yang diserahkan berjumlah tiga ekor dalam keadaan hidup yaitu satu ekor kakatua raja (Probosciger Aterrimus), saru ekor kakatua jambul kuning (Cacatua Galerita), dan satu ekor bayan hijau (Eclectus Rotatus). Satwa-satwa tersebut merupakan hasil pengamanan petugas Satgas Pamtas dari oknum pemburu/penangkap satwa di wilayah perbatasan.

Kepala BBKSDA Papua Edward Sembiring, S.Hut.M.Si

“Saat ini, tiga satwa tersebut telah diamankan di kandang transit BBKSDA Papua, yang berlokasi di Buper Waena. Sementara pengembangan terhadap pelaku pemburu satwa masih didalami bersama Gakkum LHK Wilayah Maluku Papua,” katanya.

Menurut Edward, setelah penandatanganan Berita Acara Serah Terima Satwa, BBKSDA Papua juga menyerahkan poster TSL yang dilindungi kepada TNI di Pos Bendungan Tami Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Utara.

Edward menegaskan giat ini merupakan salah satu implementasi dari Deklarasi Bersama yang kita laksanakan tanggal 25 September 2019.

Satgas Pamtas RI-PNG dengan tiga satwa liar dilindungi

“Ini membuktikan bahwa sinergitas dan kolaborasi di antara stakeholder bersifat sangat penting. Karena segala sesuatu akan menjadi lebih mudah bila dilakukan bersama-sama, untuk mencapai tujuan yang sama demi menjaga keutuhan negara, baik dalam hal wilayah teritorial maupun sumber daya alamnya,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Kehutanan BBKSDA Papua, Purnama Ashari berterima kasih kepada Satgas Pamtas RI-PNG yang telah meyelamatkan tiga satwa liar dilindungi ini. Ia berpesan kepada Satgas untuk terus menjaga wilayah teritorial sekaligus menjaga kekayaan sumber daya alam Indonesia di Papua dari para pemburu satwa yang tak bertanggung jawab. (Gusty Masan Raya/PR)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *