Demokrat Papua Prioritas Usung Kader dan Usul Politik Tanpa Mahar di Pilkada Serentak 2020

Wakil Ketua DPD Demokrat Provinsi Papua, Ricky Ham Pegawak.
JAYAPURA (PB.COM) –  Partai Demokrat Provinsi Papua bakal mengusulkan kepada ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono untuk pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati dalam Pilkada 2020 di Papua untuk tidak menggunakan mahar.

“Kita akan usulkan untuk pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati untuk pilkada 2020 di Papua tidak pakai mahar, karena kalau pakai mahar nanti setelah jadi bupati tidak peduli lagi dengan partai,” kata Wakil Ketua DPD Demokrat Provinsi Papua, Ricky Ham Pegawak di Jayapura belum lama ini.

Menurutnya, di Pilkada serentak 2020, Demokrat Papua bakal memprioritaskan mengusung kader internal di Pilkada 11 Kabupaten.

Saat ini, ujar Ham, sejumlah partai politik (Parpol) telah memulai penjaringan dengan membuka pendaftaran bagi bakal calon bupati dan wakil bupati dalam waktu dekat.

“Kami akan buka pendaftaran bakal calon bupati dan  wakil bupati yang akan bertarung pada Pilkada Serentak 2020, sekitar tanggal 20 Oktober nanti,” ujarnya.

Menurutnya, Partai Demokrat akan melihat peluang jika bisa mengusung kader sendiri, seperti di Kabupaten Pegunungan Bintang maupun Kabupaten Yahukimo.

Namun bagi Kabupaten lain, ungkapnya, Partai Demokrat akan berkoalisi dengan partai lainnya.

“Untuk pilkada 2020 kami utamakan  mengusung kader sendiri, tapi kalau harus berkoalisi dengan partai lain, tentu kita akan melihat bakal calon yang punya hati untuk membangun Papua,” terangnya.

Bupati Kabupaten Mamberamo Tengah ini menambahkan, terkait dengan rekomendasi untuk para bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan  maju pada Pilkada 2020 dengan menggunakan perahu demokrat, akan diputuskan oleh DPP Demokrat di Jakarta.

“Untuk rekomendasi siapa yang akan pakai perahu demokrat, nanti akan diputuskan oleh ketua umum DPP Demokrat di Jakarta,” katanya.

Diketahui, sebelas Kabupaten yang akan menggelar pilkada tahun 2020 yakni Kabupaten Supiori, Mamberamo Raya, Keerom, Nabire, Yalimo, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Asmat, Boven Digoel, Merauke dan Kabupaten Waropen. (Andi/Frida)
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *