DPD Tegaskan Suksesi Pimpinan Demokrat Papua Masih Lama

Sekretaris DPD Partai Demokrat Papua Carolus Bolly, SE.MM

JAYAPURA (PB.COM)-Gong suksesi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Papua akhir-akhir ini kian bergema. Sejumlah nama pengganti Lukas Enembe, SIP.MH mulai mencuat ke publik. Di antaranya Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak, SH.M.Si, Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo, SE.M.Si dan Ketua DPR Papua DR. Yunus Wonda.

Kendati demikian, Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Papua Carolus Bolly, SE.MM menegaskan bahwa agenda Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih Ketua DPD Demokrat Papua masih lama.

“Periodisasi Kepemimpinan Pak Lukas ini masih panjang, sampai 2021. Memang kemarin sempat ada wacana untuk Musda terkait kebutuhan organsisasi, tapi DPP melihat belum dipandang perlu untuk dilakukan Musda,” kata Carolus menjawab wartawan di sela-sela peresmian Kantor DPD Demokrat Papua di Kotaraja, Rabu (23/10/2019).

Sementara itu terkait Pilkada 2020 yang digelar secara serentak di 11 kabupaten di Provinsi Papua, Carolus yang juga Ketua Komisi III DPR Papua ini menegaskan bahwa Partai Demokrat Papua tidak akan membuka pendaftaran kepada para bakal calon bupati dan wakil bupati.

“Kita belajar dari pengalaman kali lalu bahwa membuka pendaftaran itu akan mengecewakan banyak orang. Kalau kita membuka kita memberi harapan buat orang. Dia dikejar berkas, persyaratan, tapi nanti ujung-ujungnya ditetapkan orang lain. Demokrat on the track, sebagai partai yang punya pengalaman di Papua, kita punya mata telinga dan punya kader di seluruh daerah yang tahu dah mengerti siapa calon terbaik di daerahnya,” kata Carolus.

Sementara menyoal sejumlah kader Demokrat yang pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 membelot dengan mendukung dan memenangkan Caleg dari partai lain, Carolus Bolly menanggapinya santai.

“Perjalanan waktu itu mengukur orang. Dengan adanya kader-kader yang keluar, dia mengukur dirinya sendiri bahwa loyalitas dia terhadap Demokrat ya hanya sampai segitu. Yang keluar tiga atau empat orang, kan kita yang masih bertahan ada banyak,” katanya. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *