Gubernur Lukas Bangga Jhon Wempi Wetipo, Putra Asli Papua jadi Wamen PUPR

Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP.MH
JAYAPURA (PB.COM)-Gubernur Papua,  Lukas Enembe, SIP.MH mengaku bangga atas pencapaian yang diraih  rivalnya saat Pilkada Gubernur Papua lalu, Jhon Wempi Wetipo (JWW) yang baru saja dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Wamen PUPR) pada Jumat (25/10/2019) kemarin.

Menurut Gubernur Lukas, pengangkatan Jhon Wempi Wetipo sebagai Wamen PUPR, adalah sebuah kehormatan bagi masyarakat Papua.

“JWW merupakan putra asli Papua yang cukup berpengalaman membangun di daerah pegunungan Papua karena pernah menjabat dua periode sebagai bupati Kabupaten Jayawija,” puji Gubernur kepada pers saat mendampingi Mendagri, Tito Karnavian meninjau persiapan peresmian jembatan Youtefa di Kota Jayapura oleh Presiden Jokowi, Senin 28 Oktober mendatang.

”Saya berikan apresiasi kepada Presiden Jokowi karena peduli kepada kami di Papua dengan menujuk salah satu putra asli Papua sebagai wakil menteri di kabinet Indonesia Maju,” ucap Gubernur Lukas.

Di kesempatan itu, Gubernur Lukas berharap agar Wamen PUPR, JWW nantinya bisa menjalin komunikasi dan bekerjasama dengan pemerintah daerah Papua dalam rangka membangun infrastruktur di Papua.

”Pak Presiden menunjukkan bila beliau punya mata dan telinga yang tajam sekali buat kami di Papua, dengan ditunjuknya Jhon Wempi Wetipo sebagai wamen PUPR, dan saya harap akan ada kerjasama dengan pemerintah daerah untuk percepatan pembangunan di Papua,” harapnya.

Gubernur Lukas juga mengaku sangat bangga dengan perwakilan dua anak muda asal Papua di kabinet Indonesia Maju. ”Ada Bahlil dan Wempi yang sudah mewakili kita di Papua, dan saya bangga sekali kita punya dua orang muda yang bisa terpilih,” katanya.

Sebelum ditunjuk jadi Wakil dari Basuki Hadimuljono (Menteri PUPR), Jhon Wempi Wetipo dikenal sebagai seorang politikus dari partai PDIP dan saat ini menjabat sebagai Ketua DPD partai PDIP Papua. JWW, sapaannya, menjabat Bupati Jayawijaya selama dua periode yakni 2009-2014 dan 2014-2019. (Andi/Frida)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *