Demokrat Papua Resmi Tutup Pendaftaran, Ketua Bappilu: “Yang Daftar 75 Pasangan, 41 Kembalikan Berkas”

Ketua Bappilu DPD Demokrat Papua, Jhon Richard Banua didampingi Plh. Ketua DPD, Ricky Ham Pagawak memberikan keterangan pers di Kantor Sekretariat Demokrat Papua, Jalan Raya Abepura, Sabtu (21/03/2020) malam.

JAYAPURA (PB.COM)–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Papua resmi menutup pendaftaran pasangan bakal calon (bacalon) kepala daerah, setelah dua pekan membuka dan menerima pendaftaran para pasangan yang akan ikut dalam pemilihan kepala daerah serentak 2020 di 11 kabupaten di Papua.

Penutupan pendaftaran itu diumumkan secara resmi oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Demokrat Papua, Jhon Richard Banua, SE.M.Si didampingi Plh. Ketua DPD, Ricky Ham Pagawak, SH.M.Si serta Tim Penjaringan Bacalon di Kantor Sekretariat DPD Demokrat Papua, Jalan Raya Abepura, Kotaraja, Sabtu (21/03/2020) malam.

Ketua Bappilu Demokrat Papua, Jhon Richard Banua didampingi Plh. Ketua DPD, Ricky Ham Pagawak bersama Tim Penjaringan Bacalon 11 Kabupaten di Papua.

Ketua Bappilu Partai Demokrat Papua, Jhon Banua kepada wartawan mengatakan, sejak dua minggu membuka pendaftaran, sebanyak 75 pasangan Bacalon kepala daerah yang mengambil formulir. Namun, dari jumlah ini, hanya 41 pasangan yang mengembalikan berkas sesuai persyaratan yang disiapkan timnya.

“Apresiasi kepada tim yang sudah bekerja. Dari hasil ini kami akan tindaklanjuti ke tahapan berikutnya lagi, sesuai dengan Peraturan Organisasi dan Juklak partai. Dalam waktu dekat, kami akan pleno penetapan sebelum kami serahkan kepada ketua DPD untuk dilanjutkan kepada pihak DPP di JAkarta,” kata Banua.

Plh. Ketua DPD Partai Demokrat Papua, Ricky Ham Pagawak menjelaskan, selain pembukaan pendaftaran yang dilakukan di sekretariat, Partai Demokrat Papua juga telah mengirim Tim Penjaringan turun langsung ke 11 daerah yang akan menggelar Pilkada itu. Adapun 11 kabupaten itu yakni Keerom, Mamberamo Raya, Yalimo, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Supiori, Nabire, Boven Digoel, Merauke, Waropen dan Asmat.

“Tim ini survei di 4 wilayah adat ini sudah turun melihat langsung dan melaporkan hasilnya. Bagian ini akan menjadi syarat tambahan melengkapi PO dan Juklak. Jadi kita juga mengecek langsung kondisi di daerah,” tegas Ricky. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *