Cegah Corona, Bupati Mamteng Sosialisasi dan Bagi 2.000 Masker Untuk Warganya

Bupati Mamteng Ricky Ham Pagawak ketika melakukan test suhu tubuh salah seorang ASN di Kobakma, Rabu (25/03/2020)

KOBAKMA (PB.COM)-Guna mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Mamberamo Tengah (Manteng), Provinsi Papua, pemerintah daerah setempat menggelar aksi pembagian 2.000 masker gratis bagi warganya.

Aksi pembagian masker gratis itu digelar di halaman RSUD Lukas Enembe di Kobakma, ibukota Mamteng, Rabu (25/03/2020) dipimpin langsung Bupati Ricky Ham Pagawak, SH.MSi dan Wakil Bupati Yonas Kenelak, S.Sos didampingi Kapolres Mamteng AKBP Denny Herdiana.

Ribuan warga, termasuk para kepala kampung, ASN dan anggota TNI-POLRI ikut mendapat masker gratis itu.

Selain membagikan masker, Bupati Ricky juga melakukan tes suhu, dan mensosialisasikan bahaya Virus Corona.

Warga Kobakma tampak antusias mendengarkan sosialiasi oleh Bupati Ricky dan dokter dari RSUD Lukas Enembe. Mereka pun secara teratur memeriksa suhu badan dan dilatih cara mencuci tangan yang benar.

“Pemerintah menyiapkan 10.000 masker bagi masyarakat di 5 distrik. Masing-masing distrik mendapat jatah 2.000 masker. Untuk pembagiannya dimulai dari Distrik Kobakma,” ujar Bupati Ricky kepada wartawan.

Menurut bupati yang akrab disapa RHP ini, setelah pembagian masker di Distrik Kobakma, kegiatan yang sama akan dilanjutkan ke Distrik Kelila, Ilugwa, Eragayam dan terakhir di Megambilis.

“Pembagian masker di Distrik Kelila, akan dipimpin wakil bupati. Saya dan wakil bupati sudah membagi tugas untuk itu. Kami harus turun langsung, sekaligus melakukan sosialisasi bersama dinas kesehatan. Jika masker ini habis akan dipesan lagi dan disesuaikan dengan keuangan yang ada,” tambahnya.

Menurut Bupati RHP, hingga kini di Kabupaten Mamteng belum ada warga yang terifeksi virus corona ini. Namun bukan berarti aman. Sebab penyebaran virus ini sangat cepat dan sudah merambah 185 negara. Oleh karena itu, ia berharap warga bisa mengikuti ajakan dan sosialisasi dari pemerintah dan protokol kesehatan.

“Kami ajak masyarakat untuk bisa menjaga jarak, memakai masker, dan berperilaku hidup sehat, dan tentunya harus tetap berdoa. Pemerintah akan tetap berada bersama dengan masyarakat. Kemudian kami minta, mulai saat ini masyarakat tidak boleh lagi untuk bersalaman seperti yang selama ini dilakukan sesuai budaya seperti jabat tangan dan pelukan. Ini demi terhindar dari penyebaran virus corona,” tegasnya.

Dua pekan sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Mamteng juga sudah melakukan sosialisasi tentang langkah-langkah pencegahan virus corona kepada masyarakat, termasuk di Puskesmas-Puskesmas. (Gusty Masan Raya/Reis Massela)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *