Jumlah Pasien Positif Corona di Papua Jadi 18 orang, Semuanya Kasus Impor Dari Luar

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K) saat memberi keterangan pers secara virtual di Posko Penanganan Covid-19 Papua, Kantor BPBD, Jayapura, Sabtu (04/04/2020).

JAYAPURA (PB.COM)—Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K) mengatakan bahwa hingga Sabtu (04/04/2020) Pkl. 18.00, jumlah orang yang positif terpapar corona virus disease atau Covid-19 di Provinsi Papua sebanyak 18 orang. Jumlah  ini bertambah sesudah 2 pasien di RSUD Merauke terkonfirmasi positif hari ini usai diperiksa sampelnya di Litbangkes Papua di Jayapura.

“Dari 18 yang positif tersebut, yang dirawat 13, sembuh 4 orang dan meninggal 1 orang. Pasien yang meninggal dirawat di Kabupaten Mimika. Sudah banyak upaya yang dilakukan tenaga medis namun Tuhan berkehendak lain sehingga yang bersangkutan meninggal tepat pada pukul 21.55. Pagi tadi sudah dikuburkan,” ujar dr. Silwanus Sumule dalam jumpa pers virtual kepada wartawan di Jayapura, Sabtu (04/03/2020).

Menurut Sumule, sebanyak 13 pasien yang sedang dirawat saat ini menderita sakit ringan, sedang dan berat. Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) berkurang menjadi 6.392, dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 44 orang.

“Ada 2 pasien (positif) berat yang menggunakan alat bantu nafas. Dua pasien tersebut  berada di Kota Jayapura dan usia di atas 70 tahun. Untuk PDP ada 10 orang  sudah pulang yakni di Merauke 2 orang, Biak 2 orang, Bouven Digoel 3 orang, Sarmi 2 orang, dan Kota Jayapura 2 orang. Sementara ODP, hari ini dari pemantauan tim surveilans kita, ada pengurangan sebanyak 131 orang. Artinya, selama 14 hari kondisi mereka stabil dan kami sudah keluarkan dari daftar ODP. Tapi kami tetap menganjurkan untuk isolasikan diri selama 14 hari,” katanya.

Sumule menegaskan bahwa berdasakan hasil tracing yang dilakukan timnya, semua pasien positif ini rata-rata adalah kasus impor dari luar Papua. Oleh karena itu, kebijakan Gubernur Lukas Enembe untuk menutup penerbangan dan kapal laut adalah langkah tepat memutus penyebaran virus ini dari luar Papua.

Dokter Sumule yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Papua ini menambahkan hingga Sabtu (04/04/2020) Pkl. 18.oo, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan laboratorium sebanyak 214 sampel, dengan rincian sebanyak 18 orang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 sedangkan 196 orang lainnya negatif.

“Kami sangat mengharapkan dukungan doa dari seluruh masyarakat Papua bagi mereka yang sakit dan tenaga kesehatan yang bekerja, terutama agar yang sakit berat bisa kondisinya kembali membaik,” urainya.

Ia juga meminta agar masyarakat tetap patuh pada himbauan pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan dengan tetap berada di rumah, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan rajin mencuci tangan dengan sabun. (Gusty Masan Raya)

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *