Gubernur Papua dan Para Kepala OPD Tidak Terpapar Covid

Gubernur Lukas Enembe berbincang dengan Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua Suzana Wanggai di Bandara Sentani Jayapura, beberapa tahun lalu.

JAYAPURA (PB.COM)—Sekitar 30-an pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, Selasa (14/04/2020) telah menjalani pemeriksaan cepat untuk mengetahui status Covid-19 dengan menggunakan Rapid Diagnostic Test (RDT). Hasilnya, semuanya dinyatakan negatif alias bebas dari paparan virus yang bermula dari Wuhan, China ini.

“Teman-teman dari Balastkes Papua yang bantu melakukan pemeriksaan rapid test tadi. Semua pimpinan OPD negatif,” kata  Juru Bicara Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K) Sumule saat memberi keterangan pers dari Posko Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Selasa (14/04/2020).

Sementara Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP.MH, yang saat ini berada di RSPAD Jakarta pun, kata Sumule, hari ini melakukan rapid test sebelum melakukan general check up di rumah sakit itu.

“Hasil rapid test tadi, Pak Gubernur dinyatakan negatif. Dan perlu saya tegaskan, dua minggu lalu kami sudah ambil swab beliau dan periksa pakai PCR di Jayapura. Hasilnya memang beliau negatif. Jadi kalau ada rumor yang menyatakan bahwa beliau positif Covid, itu tidak benar. Dan kita bisa mempertanggungjawabkan hasil pemeriksaan itu,” tegas Sumule.

Menurut Sumule, pelaksanaan rapid test di kabupaten-kabupaten di Papua saat ini terus dilakukan. Dalam rencana, beberapa pesawat yang sudah bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Papua akan terbang mengambil sampel swab dari warga yang hasil rapid test-nya dinyatakan positif.

“Selanjutnya swab yang diambil akan dibawa ke Litbangkes Papua di Jayapura untuk diperiksa menggunakan alat PCR. Kita apresiasi komitmen lembaga penerbangan ini,” ujar Sumule.

Data per Selasa (14/04/2020) yang dikeluarkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19, saat ini Provinsi Papua berada di 9 besar daerah tertinggi kasus positif di Indonesia dengan 68 kasus, dimana 46 pasien sedang dalam perawatan, 15 sudah sembuh, dan 7 orang meninggal. Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 88 orang dan ada 3.229 Orang Dalam Pemantauan (ODP). (Gusty Masan Raya)

 

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *