Kabar Duka, 1 Pasien Covid di Papua Meninggal Dunia

Tim URC didampingi Kepala Rumah Sakit Marthen Indey ketika memantau langsung proses penggalian makam bagi pasien Covid yang meninggal, Rabu (17/06/2020) di Pemakaman Buper Waena.

 

JAYAPURA (PB.COM)—Bumi Cenderawasih berduka! Salah seorang pasien Covid-19 yang selama beberapa hari menjalani perawatan di RS Marthen Indey meninggal dunia, Rabu (17/06/2020), dini hari.

Kabar kematian itu diperoleh dari Tim  Unit Reaksi Cepat (URC) Covid-19 Polres  Jayapura Kota yang pada Rabu pagi, sekitar Pkl. 11.00 bertugas memakamkan pasien Covid itu di Pekuburan Buper Waena, Distrik Heram.

Komandan Tim URC Polres  Jayapura Kota, Iptu Zainuddin Ashari, Amd.Kep.SH kepada papuabangkit.com mengatakan, pasien yang meninggal berinisial S (57)  beralamat di Jalan Setiapura II Kelurahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan.

“Ia meninggal sekitar Pkl. 03.00 dini hari di Rumah Sakit Marthen Indey, Jayapura. Kami langsung dikontak oleh Kepala Rumah Sakit Marthen Indey untuk evakuasi jenazah menuju makam pagi ini. Selain tim URC, juga ikut mengantar, Kepala Rumah Sakit dan sejumlah tenaga medis,” kata Ashari.

Juru Bicara Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K) dikonfirmasi papuabangkit.com melalui whatsapp membenarkan adanya pasien Covid yag meninggal di rumah sakit milik TNI Angkatan Darat itu.

“Ya. Tapi sabar ya,” jawab dr. Silwanus singkat melalui whatsapp dan enggan untuk diwawancara karena sedang sibuk.

 Dengan kematian 1 pasien Covid ini, maka jumlah pasien penderita virus Corona di Provinsi Papua yang meninggal sebanyak 16 orang atau 1 persen dari total jumlah kasus Covid yang menimpa Bumi Cenderawasih tiga bulan belakangan ini.

Sebelumnya, berdasarkan data yang dikeluarkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua per 16 Juni 2020, jumlah kumulatif Covid di Provinsi Papua sebanyak 1.289 kasus, dimana 769 pasien sedang dalam perawatan, 505 orang dinyatakan sembuh, dan 15 orang meninggal dunia. Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 3.322 orang dan Pasien Dalam Pengawasan sebanyak 357 orang. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *