Tahanan Polres Jayapura Kota Yang Baru Dievakuasi Ke RS Bhayangkara Meninggal Dunia

Ilustrasi penanganan pasien di rumah sakit.

 

JAYAPURA (PB.COM)Salah seorang tahanan berinisial AM (36) yang pada Selasa  sore (16/06/2020) dievakuasi Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Covid-19 Polres  Jayapura Kota dari rutan Mapolres ke RS Bhayangkara, dikabarkan meninggal  dunia dini hari tadi.

“Ya baru saja kami dapat informasi dari RS Bhayangkara bahwa yang  bersangkutan meninggal dunia Pkl. 02.00 WIT. Atas nama tim URC kami ucapkan  turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya,” ujar Komandan Tim URC Polres  Jayapura Kota, Iptu Zainuddin Ashari, Amd.Kep.SH kepada papuabangkit.com, Rabu  (17/06/2020) dini hari.

Menurut Ashari, pada Selasa siang, tim URC mengevakuasi almarhum dari Mapolres Jayapura Kota ke Rumah Sakit Bhayangkara. AM kemudian mulai menjalani perawatan di UGD rumah sakit tersebut sekitar Pkl. 15.15 WIT.

“Dia tiba-tiba mengalami panas dan demam tinggi, dan muntah-muntah sehingga  kami tim URC evakuasi ke rumah sakit. Awalnya diagnosanya, GEA kronis,  panas tinggi, lemas dan ia muntah-muntah,” katanya.

Ashari mengatakan, almarhum adalah satu dari 23 tahanan yang menjalani pemeriksaan swab pada 12 Juni lalu namun hingga kini hasilnya belum keluar.

Paur Kesehatan Polres Jayapura Kota ini menjelaskan, selama beberapa jam menjalani perawatan di RS Bhayakara, almarhum sempat  menjalani RJP dan EKG, sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

“Tim URC Brigpol Rikson Maai sudah menghubungi bapanya, terkait  berita duka ini. Sesaat setelah itu, bapa dan keluarganya langsung tiba di  rumah sakit. Kemungkinan jenazah langsung dibawa keluarga ke Dok IX Kali,” tutur Ashari.

Ia menambahkan, saat ini ada 22 tahanan di rutan Mapolres Jayapura Kota. Pada 12 Juni lalu, mereka semua sudah menjalani pengambilan swab dari  tim Dinas Kesehatan Kota Jayapura. Sementara, sejumlah tahanan positif  Covid saat ini tengah menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara, RSUD Abepura dan Polsek Abepura.

“Tahanan yang positif Covid sudah kami tes swab satu kali dan kebanyakan sudah negatif. Tinggal satu kali lagi kalau negatif lagi maka kami  pulangkan ke Mapolres Jayapura Kota lagi,” urainya.  (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *