Kadinkes Papua Minta Pemda Mee Pago Massif Lakukan Test Cegah Corona

Kepala Dinas Kesehatan Papua Dr. Robby Kayame,SKM.M.Kes bersama Kepala Dinas Kesehatan Deiyai saat Rapat Koordinasi, Kamis (20/08/2020) di Deiyai.

 

JAYAPURA (PB.COM)—Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Dr. Robby Kayame, SKM.M.Kes meminta Pemerintah Daerah di wilayah Mee Pago, Papua melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan dinas terkait bekerja keras mencegah masuknya virus Corona ke wilayah itu. Sebab menurutnya, beberapa faktor bisa membuat potensi penularan sangat cepat apabila sudah ditemukan kasus di Paniai, Dogiyai, Deiyai, dan Intan Jaya.

“Sampai saat ini di Dogiyai, Deiyai dan Paniai memang masih nol kasusnya. Tapi kita harap, teman-teman di 5 kabupaten Mee Pago proaktif melakukan test secara massif, gencar lakukan sosialisasi pencegahan untuk membudayakan kebiasaan baru dengan protokol kesehatan di semua lini. Karena kalau hanya bertahan dengan nol tanpa test massif, belum tentu aman dari Covid,” kata Robby Kayame kepada papuabangkit.com, Minggu (23/08/2020)

Menurut Robby, faktor resiko penularan sangat besar apabila virus asal Wuhan ini masuk ke wilayah Mee Pago. Ada beberapa faktor penunjang yaitu masih rendahnya cakupan imunisasi, mayoritas laki-laki rata-rat perokok aktif karena daerahnya dingin, serta banyak kasus ISPA, TBC, HIV dan gizi buruk.

Kunjungan Kadinkes Papua Robby Kayame ke Meepago adalah dalam rangka supervisi dan monitoring program kesehatan rutin. Dalam kegiatan ini, pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan para kepala dinas kesehatan untuk percepatan penanganan Covid serta pengaktifan dan peningkatan progam rutin dan prioritas di dinas kesehatan dan rumah sakit.

“Kami turun ini dalam rangka sinkronisasi program, kemudian melihat dari dekat permasalahan apa, bagaimana penanganan dan kendala sehingga jadi acuan bagi kita untuk penanganan dan pengendalian masalah Covid,” kata mantan Kepala Dinas Kesehatan Paniai ini. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *