Golkar ajak pemuda manfaatkan teknologi

Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta : Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Fayakhun Andriadi mengajak seluruh pemuda memanfaatkan teknologi untuk mewujudkan cita-cita kebangsaan yaitu menciptakan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

“Tantangan putra-putri Indonesia era sekarang memiliki perbedaan signifikan dengan tantangan pada saat Sumpah Pemuda namun substansi ruh kebangsaan tetap sama, yaitu menjadi putra-putri bangsa yang bermanfaat bagi kemajuan bangsanya,” katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu.

Fayakhun mengatakan pemuda-pemudi saat ini adalah generasi digital, lahir pada abad ketika semua sistem kehidupan telah terdigitalisasi. Dia mencontohkan mulai dari bangun tidur hingga tidur hingga bangun tidur lagi, akrab dengan digital.

“Ini kondisi yang berefek ganda, positif sekaligus negatif,” ujarnya.

Menurut dia, pemuda-pemudi Indonesia harus menyadari efek ganda ini, jangan sampai menjadi korban digital.

Namun menurut Fayakhun, pemuda-pemudi harus mampu mengendalikan teknologi untuk mewujudkan cita-cita bangsa, yaitu mewujudkan masyarakat adil makmur berdasarkan Pancasila.

“Jika pemuda di tahun 1928 mampu mencanangkan tiga tekad, maka pemuda sekarang harus mencanangkan tekad tambahan. Kita pemuda-pemudi Indonesia, yang hidup di era global, bercita-cita satu, siap mengarungi dan menguasai era digital, menuju kejayaan bangsa Indonesia,” katanya.

Fayakhun mengapresiasi keberhasilan generasi muda Indonesia membuat beberapa aplikasi dan portal yang mengekspresikan kepedulian pada perwujudan cita-cita bangsa.

Dia mencontohkan portal kitabisa.com, indorelawan.org, GoJek, dan sebagainya yang diinisiasi dan dibangun oleh anak-anak muda Indonesia sebagai kristalisasi dari rasa kebangsaannya.

“Saya menghimbau pemuda-pemuda Indonesia untuk terus membuktikan rasa kebangsaan dan nasionalisme dengan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia,” katanya.

Menurut dia, nasionalisme itu mewujud dalam tindakan, karena selain menjaga persatuan, kesatuan berbangsa dan bernegara, juga harus menghasilkan karya yang membanggakan bangsa Indonesia.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *