DPW PAN Secara Resmi Dukung Lukas Enembe jadi Gubernur Jilid II

Pengurus DPW PAN Papua memberikan keterangan pers beberapa waktu lalu
Pengurus DPW PAN Papua memberikan keterangan pers beberapa waktu lalu

JAYAPURA (PB) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional Papua resmi nyatakan dukungan untuk Lukas Enembe di Pilkada Gubernur 2018 mendatang, dukungan ini diwarnai dengan penandatangan kesepakatan 29 DPD PAN pada Rapat Koordinasi Wilayah DPW PAN Papua, Selasa (25/4) di Jayapura.

Sekretaris KPPW (Komite Pemenangan Pilkada Wilayah) John Mirin mengatakan, alasan memberika dukungan untuk Lukas Emenbe diantaranya, sejumlah kebijakan yang dibuat Lukas Enembe, S.IP. MH sebagai pemimpin fenomenal Papua, telah melakukan banyak kerja – kerja nyata, dengan ketulusannya melakukan berbagai terobosan radikal yang dipandang tepat sasaran, menjawab akar masalah di Papua demi meneguhkan semangat ke Indonesiaan dalam rangka memupuk dan menata keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini sangat relevan dengan Visi- Misi Partai PAN.

“Kebijakan pada awal kepemimpinan Tahun 2013  memberikan warna kebijakan politik yang sangat unik pada periode kepemimpinan Lukas Enembe,S.IP. MH dan Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal SE. MM, masalah pembagian dana Otonomi Khusus  dengan alokasi pembagiannya 80 % ( Delapan Puluh Persen) Kabupaten/Kota dan 20 % ( Dua puluh Persen ) untuk  daerah Provinsi, adalah kebijakan sangat luar biasa yang diakui sebagai terobosan fenomenal oleh masyarakat Papua,” katanya.

Terobasan lain adalah, mengusulkan amandemen undang-undang No. 21 Tahun 2001. Tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua dengan mengusulkan sejumlah pasal dan ayat yang berisi nilai-nilai pro rakyat namun tetap menjaga integritas bangsa dengan penekanan pada prinsip dasar otonomi khusus Papua yaitu; Partisipation, Protection, afirmatif Action dan empowering.

“Dengan adanya merekonstruksi ini,  bisa terciptanya masyarakat Papua yang bermartabat adalah suatu langkah berani yang diperhitungkan oleh masyarakat Papua. Juga Memperjuangkan Provinsi Papua sebagai tuan rumah PON XX Tahun 2020,” ungkapnya.

Untuk alasan power politik, perolehan kursi signifikan  legislatif di Papua tergantung kekuasaan politik (Outhoroty potilic) di setiap daerah, dimana  hubungan emosional Kepala Daerah dan rakyat menjadi indikator yang menjamin perolehan kursi signifikan.

Sementara itu Sekretaris Umum DPW PAN Papua Yulianus Rumbairusi mengatakan, pernyataan dukungan dari DPW PAN  akan dilanjutkan ke DPP PAN  untuk ditindaklanjuti menjadi surat rekomendasi.

“Yang menentukan siapa yang akan diusung itu DPP,  kami hanya mengajukan oleh karena itu setelah surat pernyataan ini akan kami bawa ke Jakarta,” katanya. (admin)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *