Warga Tiga Distrik di Nduga Terima Bantuan Gubernur Papua

Kepala Dinas Sosial, Ribka Halukmenyerahkan secara simbolik bantuan dari Gubernur Papua Lukas Enembe kepada Bupati Nduga, Yarius Gwijangge di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Selasa (08/01/2018) di halaman Gereja Imanuel, Mbua.

JAYAPURA (PB.COM)—Masyarakat tigas distrik di Kabupaten Nduga yakni Distrik Mbua, Yal dan Dal menerima bantuan kemanusiaan dari Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP.MH berupa beras sebanyak 50 ton dan sembako.

Sebagaiman release yang diterima papuabangkit.com, bantuan ini diserahterimakan secara simbolik oleh Kepala Dinas Sosial, Ribka Haluk kepada Bupati Nduga, Yarius Gwijangge di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Selasa (08/01/2018) di halaman Gereja Imanuel, Mbua disaksikan sekitar lima ratusan warga Mbua. Turut hadir pada acara tersebut, Danrem 172/Praja Wira Yakthi, Kolonel Inf Binsar Sianipar dan Dandim 1702/Wamena Letkol Inf Chandra Dianto.

Usai serah terima bantuan tersebut, Bupati Nduga, Yarius Gwijangge mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Papua Lukas En, Danrem dan Dandim. Ia mengatakan akan melanjutkan bantuan gubernur itu kepada masyarakat di sejumlah distrik lainnya.

“Situasi Nduga sudah mulai kondusif. Puji Tuhan, banyak yang sudah berangsur kembali ke kampung halaman masing-masing. Memang masih ada yang di luar (mengungsi). Tinggal bagaimana kami melakukan pendekatan agar masyarakat yang masih di luar ini kembali ke kampung,” kata Bupati Yairus.

upati Nduga, Yarius Gwijangge ketika memberikan sambutan dan penjelasan terkait bantuan di hadapan masyarakat Nduga.

Bupati Yairus menegaskan kembali pada masyarakat di Mbua bahwa kehadiran TNI dan Polri di Mbua maupun distrik lainnya di Nduga untuk melindungi rakyat. Ia juga menghimbau agar masyarakat dimanapun berada agar tidak menghembuskan isu yang tidak benar tentang situasi di Nduga.

“TNI dan Polri silahkan kejar OPM. Tapi jangan sampai masyarakat saya di Mbua, Dal, Yal, Mugi, Mbumuyalma, Mapenduma, Paro dan sekitarnya jangan sampai ada yang jadi korban lagi,” ujar Bupati.

Danrem Sianipar menambahkan bahwa pihak TNI akan membantu distribusi bantuan kemanusiaan,baik bantuan logistik maupun bantuan kesehatan yang diberikan oleh pemerintah daerah.

“Aparat TNI dan Polri akan membantu proses distribusi bantuan ini. Namun tetap kami akan mengedepankan aparat pemerintah daerah setempat, terutama Kepala Distrik dan Kepala Kampung, seperti disampaikan oleh Bapak Bupati,” ujar Danrem.  Danrem menyebutkan bahwa pihak TNI bersama Polri akan mem-back up distribusi logistik dan tenaga kesehatan dengan menyediakan personil maupun kendaraan darat maupun udara.

“Intinya kita bekerja bersama agar masyarakat di Nduga ini bisa tersentuh bantuan kemanusiaan ini,” ujar Danrem.

Masyarakat Mbua yang datang menyaksikan langsung penyerahan bantuan untuk mereka.

Sementara Kepala Dinas Sosial Ribka Haluk yang mewakili Gubernur Papua dalam serahterima bantuan tersebut mengatakan saat ini bantuan dari gubernur untuk masyarakat Nduga ada di gudang penampungan di Wamena.

Selanjutnya, bantuan ini akan dipindahkan ke gudang penampungan milik pemerintah Nduga untuk kemudian didistribusikan oleh Pemerintah Kabupaten Nduga kepada masyarakat Nduga yang mengungsi maupun masyarakat lainnya yang ada di Nduga yang terdampak konflik yang terjadi sejak awal bulan Desember lalu.

“Bantuan ini akan disampaikan langsung oleh kepala distrik maupun kepala kampung di masing-masing distrik, seperti apa yang disampaikan oleh Bupati. Oleh karena itu, Gubernur juga berpesan agar aparat pemerintah daerah, kepala distrik dan kepala kampung, segera kembali ke tempat kerja masing-masing,” ujar Ribka.  (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *