Atlet Wushu Papua Borong 5 Medali di Kejurnas

Para atlet Wushu Papua yang menyabet 5 medali di Kejurnas Wushu di Semarang.

SEMARANG (PB.COM)—Sepuluh atlet Wushu Sanda Tarung Papua yang diturunkan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Wushu memperebutkan piala Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) ke-4 di Semarang tanggal 25-28 Mei 2019 di Auditorium, Kampus Sekaran, Gunungpati Semarang, berhasil menyabet 5 medali untuk kontigen Wushu Papua.

Pelatih Wushu Sanda Tarung Papua, Nicky Ilolu yang dihubungi via telepon selulernya, Minggu petang (28/04/2019) mengatakan dari 10 atlet yang diturunkan pada Kejurnas tersebut, 5 atlet berhasil menyumbangkan 1 medali, 1 medali perak dan 3 medali perunggu. Medali-medali tersebut disumbangkan dari nomor Sanda Tarung putra putri.

“Wushu Papua mengirimkan 10 atlet Sanda Tarung masing-masing 3 atlet putrid an 7 atlet putra,” ujarnya.

Menurut Nicky, medali emas bagi kontingen Wushu Papua disumbangkan atlet Selvi Dwi yang bertanding di kelas 60 Kg putri, medali perak atas nama Yuliana Prawar di kelas 52 Kg putri. Sedangkan 3 medali perunggu diraih Demonsal Baimo yang turun dinomor Sanda Tarung 52 Kg putra, Francis Dumatubun di kelas 48 Kg putra dan Maryam Awee di kelas 56 Kg putri.

“Saya mengapresiasi perjuangan atlet-atlet kami dan Kejurnas ini merupakan iven untuk ujicoba bagi atlet kita sekaligus ajang pembentukan kerangka tim menuju PON 2020,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Nicky juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua yang telah memberikan perhatian dan pembinaan atlet-atlet Wushu.  Dia berharap pemusatan latihan atau trainning center (TC) dapat segera digelar agar atlet-atletnya dapat meningkatkan perfoma latihan.

Wakil Koordinator Cabang Olahraga (Cabor) Beladiri KONI Papua, Buce Hukunala yang memantau langsung keikutsertaan kontingen Wushu Papua di Kejurnas Rektor Unnes Semarang, mengapresiasi prestasi yang diraih atlet Wushu Papua. Ia berharap, Cabor Wushu menjadi salah satu cabang yang akan menyumbangkan medali emas bagi kontingen Papua di PON XX.

“Dengan hasil yang mereka dapatkan saat ini, hendaknya dipertahankan hingga ke PON XX Papua sehingga dapat menyumbangkan medali bagi kontingen Papua,” kata Buce yang juga Anggota Bidang Mobilisasi Sumber Daya (MSD) KONI Papua.

Kejurnas Wushu Terbuka Piala Rektor dibuka Kamis (25/4) Auditorium, Kampus Sekaran, Gunungpati. Kejurnas Wushu ini telah kali ke-4 diadakan dan termasuk dalam rangkaian Dies Natalis UNNES ke-54. Kegiatan yang diikuti oleh 506 atlet yang tergabung dalam 77 Tim dari 12 provinsi di Indonesia berlangsung selama 25-28 April 2019.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Kejurnas Wushu Terbuka Piala Rektor UNNES IV, Dr Henny Setyawati MPd menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang uji coba untuk atlet-atlet wushu se-Indonesia. Bahkan, ajang ini untuk menyeleksi pembentukan tim ke Kejurnas Wushu Junior dan Senior Piala Presiden RI sekaligus sebagai ajang Babak Kualifikasi (Pra) PON XX/2020 Papua tanggal 23-28 Juni 2019 nanti. (Gusty Masan Raya/Hans Bisay)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *