Yuliance Felle dan Ibnu Alif Terpilih Jadi Duta GenRe Papua 2019

 

Para finalis Duta GenRe Papua 2019. Tampak Yuliance Felle dan Ibnu Alif Daffa Gymnastiar (tengah-tengah) diapit para juara II, III dan IV pada malam puncak pemilihan Duta GenRe, Jumat (03/05/2019) di Hotel @Hom Jayapura

JAYAPURA (PB.COM)—Yuliance Felle, mahasiswi Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) dan Ibnu Alif Daffa Gymnastiar, Siswa SMA Negeri 4 Jayapura terpilih menjadi Duta GenRe (Generasi Berencana) tingkat Provinsi Papua tahun 2019.

Pemilihan yang digelar di Hotel @Hom Jayapura, Jumat (03/05/2019) itu berlangsung ketat. Sebanyak 20 finalis tampil menunjukkan wawasannya di hadapan Dewan Juri. Ke-20 finalis itu berasal dari 5 kabupaten/kota yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Biak Numfor, Merauke dan Nabire. Mereka lolos seleksi mengalahkan 287 peserta lainnya yang telah mengikuti ajang ini di wilayahnya masing-masing.

Sementara Juara II diraih pasangan Yehuda Felle (SMA Asisi Sentani) dan Eunike Imbiri dari SMA Negeri 1 Jayapura. Juara III diraih dua putra/i terbaik Merauke yakni Delisa Ndun dan Antonius Fautngiljanan dari Universitas Musamus Merauke. Sedangkan juara favorit diraih Winsi Almung dari Akper Jayapura dan Cecilia Pahelerang dari SMAN 3 Buper Waena.

Yuliance Felle dan Ibnu Alif Daffa Gymnastiar yang terpilih sebagai Duta GenRe Papua 2019.

“Terima kasih kepada Dewan Juri yang telah memilih kami. Saya akan menjadikan ini sebagai ajang memotivasi diri, dan juga memotivasi teman-teman di kampus dan lingkungan tempat tinggal bahwa kita anak Papua juga bisa,” kata Yuliance.

Sementara itu, pasangan Yuliance, Ibnu Alif mengaku optimis menghadapi ajang pemilihan Duta GenRe nasional di Jakarta dalam waktu dekat dengan mempersiapkan diri secara maksimal. Salah satunya, banyak membaca.

“Kesiapan mental yang utama karena pasti banyak peserta dari 34 provinsi lainnya dengan kelebihan-kelebihan yang dimiliki. Tapi saya ingin harumkan nama Papua di ajang nasional dan buktikan bahwa GenRe Papua juga bisa,” tegas Ibnu.

Proses Menuju Final

Pemilihan Duta GenRe Provinsi Papua tahun 2019 berlangsung sejak April 2019. Tim seleksi dari Perwakilan BKKBN Provinsi Papua turun ke empat wilayah adat meliputi wilayah Tabi (Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom), Nabire, Merauke dan Biak Numfor. Program Generasi Berencana (GenRe) adalah program yang mengedepankan pembentukan karakter bangsa di kalangan generasi muda

Kepala Bidang KSPK pada Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Drs. Djonny Suwuh saat menyerahkan penghargaan kepada Juara II Duta GenRe, Eunike Imbiri dari SMA Negeri 1 Jayapura

Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga pada Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Drs. Djonny Suwuh mengatakan ada sekitar 287 peserta yang ikut dalam tahapan seleksi Duta GenRe se-Papua tahun ini. Sejumlah test dilalui oleh setiap peserta, antara lain  test tertulis, wawancara, dan pemaparan atas perosoalan yang diberikan oleh tim seleksi. Kemudian, dari tiap daerah ini, dipilih 1 remaja pria dan 1 remaja wanita untuk diutus mewakili daerahnya mengikuti pemilihan tingkat Provinsi Papua.

“Jadi kami nilai, baik dari penampilan, ilmu pengetahun dan wawasan tentang persoalan remaja dan sebagainya,” kata Djonny.

Pada malam puncak pemilihan Duta GenRe Papua yang ke-8 ini, hadir tiga dewan juri yakni Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga pada BKKBN Provinsi Papua Drs. Djonny Suwuh, Julius Ary Mollet, SE,MBA,MTDEV,PH.D (Dosen Universitas Cenderawasih dan Tien Virginia Arisoy, S.Sos,M.Si.

Dewan Juri dari Universitas Cenderawasih Julius Ary Mollet, SE,MBA,MTDEV,PH.D berpose dengan pemenang III Duta GenRe dari Merauke, Delisa Ndun dan Antonius Fautngiljanan

Peserta ditest wawasannya dengan sejumlah pertanyaan yang diajukan oleh dewan juri tentang tiga isu seputar remaja yakni seks pranikah, pernikahan dini dan NAPZA, serta isu-isu lain menyangkut pembangunan kependudukan dan keluarga berencana.

Namun untuk tahun ini, pasangan yang terpilih tak membedakan dua jalur yakni jalur pendidikan (SMA/SMK, Perguruan Tinggi) dan jalur masyarakat (pemuda gereja, karang taruna, komunitas pemuda dan lainnya) seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dalam ajang ini, para peserta diberi plakat, piagam penghargaan dan uang pembinaan untuk memotivasi mereka untuk terus belajar meningkatkan kualitas diri dan memotivasi remaja lain di lingkungannya. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *