Dr. Anton Mote Resmi Jabat Plt. Direktur RSJ Abepura

dr. Anton Tonny Mote saat menerima SK sebagai Plt. RSJ Abepura dari Sekda Papua Hery Dosinaen, Senin (08/07/2019)

JAYAPURA (PB.COM)–Manajamen Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Abepura, Jumat (12/07/2019) melakukan serah terima jabatan dari pejabat yang lama Daniel Simunapendi kepada plt. Direktur RSJ  Abepura yang baru, dr. Anton Tonny Mote.

Serah terima jabatan ini dilakukan menyusul adanya Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP.MH tentang pergantian pucuk pimpinan di fasilitas kesehatan daerah itu, Senin (08/12/2019).

Plt. RSJ Abepura dr. Anton Tonny Mote mengatakan, pekan depan pihaknya akan melakukan evaluasi pada semua bidang, baik manajemen struktural maupun fungsional pelayanan untuk melihat pokok-pokok persoalan agar ke depan dicari solusinya.

“Masalah utama yang akan kami bahas adalah soal akreditasi rumah sakit. Jadi tim akreditasi masih semangat kerja supaya tahun ini bisa terakreditasi dengan baik,” kata Anton.

Mantan Direktur RSJD Abepura, Daniel Simunapendi mengatakan, sistem managemen yang diterapakan selama ini adalah memberikan keleluasaan kepada masing-masing bidang agar bisa melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik.

“Sehingga dokumen kami akan kami rampungkan bersama. Semua laporan keuangan, ABPD juga sudah ada semua. Sehingga minggu depan kami bisa serahkan,” ujar Daniel.

Pada kesempatan itu, Daniel juga mengajak kepada semua pimpinan dan staf RSJ Abepura untuk mendukung plt. direktur yang baru agar kualitas pelayanan kesehatan berjalan dengan baik.

Pastor Jhon Bunay, Pr memberkati gedung RSJ Abepura, Jumat (12/07/2019)

Acara serah terima jabatan itu diawali dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pastot Jhon Bunay, Pr diwarnai dengan pemberkatan seluruh ruangan dengan air suci.

Ibadah ini dimaksud agar semua petugas yang berkarya di dalam RSJ Abepura bisa menjadi pelayan pasien yang memiliki cinta dan kasih.

Pastor John Bunai, Pr dalam kotbahnya mengingatkan, uang memang penting tapi janganlah itu menjadi dasar pelayanan. Namun, yang harus menjadi dasar pelayanan adalah cinta kasih. Sebab hal itu akan membantu penyembuhan pasien.

“Dengan demikian kehadiran karyawan-karyawati maupun suster yang berkarya di RSJD Abepura bisa menjadi berkat bagi sesama. Jadi bukan fisik bangunannya saja yang kita berkati, tapi lebih penting adalah yang menggunakan bangunan ini. Pasien maupun petugas yang berkarya di rumah sakit ini,” kata Pastor Jhon. (Abeth You/Gusty Masan Raya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *