Upacara HUT Kemerdekaan di Papua, Gubernur Ajak Pemangku Kepentingan Wujudkan SDM Unggul

Elsya Maharani Fawels Waromi, siswa SMK Analisis Kesehatan Jayapura menerima baki duplikat bendera pusaka merah putih dari Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP.MH.

JAYAPURA (PB.COM) – Upacara peringatan detik detik proklamasi kemerdekaan RI yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Papua, Sabtu (17/8/2019) berlangsung penuh khidmat ditandai dengan dentuman meriam sebanyak 17 kali tepat pada pukul 10.00 WIT.

Upacara yang berlangsung di Stadion Mandala Jayapura ini dipimpin langsung oleh Gubernur Papua, Lukas  Enembe selaku Inspektur Upacara dan dihadiri jajaran Muspida Pemprov Papua, TNI Polri, ASN, DPRD, MRP, para pejuang veteran, pimpinan BUMN dan pelaku usaha, tokoh adat, agama, dan masyarakat umum.

Seperti upacara di tahun tahun sebelumnya, kali ini juga diisi dengan tarian kolosal yang dibawakan sedikitnya 330 prajurit TNI serta aksi Polisi Cilik binaan Polda Papua.

Upacara 17 Agustus 2019 dimulai pukul 10.00 WIT, didahului laporan komandan upacara Letkol Inf Yoga Prasetya kepada Gubernur Lukas Enembe selaku inspektur upacara. Dilanjutkan, penghormatan kebesaran Korps Musik memperdengarkan tanda laporan, disusul dentuman meriam sebanyak 17 kali serta sirene.

Puncak peringatan upacara detik detik Proklamasi yakni pengibaran bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera yang terdiri dari kelompok 17, kelompok 8 dan 45.

Elsya Maharani Fawels Waromi, siswa SMK Analisis Kesehatan Jayapura dipercayakan sebagai pembawa baki duplikat bendera pusaka merah putih.

Sementara petugas pengerek dan pengibar bendera diberikan kepercayaan kepada Yeremia Stanly Menzo Merauje, siswa SMA YPPK Taruna Bhakti sebagai pembentang bendera, Archilaus M.C Burwos, siswa SMAN 3 Jayapura sebagai pengatur tali, dan Sabrain Jonathan Jensenem, siswa SMA Kalam Kudus Jayapura sebagai penggerek bendera. Dengan komandan kompi Paskibraka Kapten Caj Mario Febriano Tedez.

Gubernur Papua Lukas Enembe ketika ditemui wartawan usai upacara HUT ke-74 RI mengatakan Sumber Daya Manusia Unggul Indonesia maju yang dikerjakan selama lima tahun ini, sudah sesuai dengan tema kemerdekaan tahun ini. “Kalau SDM kita tidak unggul, Indonesia tidak akan maju,” ucapnya.

Ia menambahkan, 17 Agustus merupakan momen yang bersejarah. Untuk itu, sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, dirinya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama bekerja keras guna wujudkan SDM unggul di Papua.

“HUT RI mengingatkan kita SDM Indonesia harus lebih maju, jangan kita ketinggalan dengan negara lain, setiap perubahan terjadi perjam, perdetik, tidak bergulat dengan masalah radikalisme dan masalah agama, ini tidak boleh,” tegasnya. (Andi/Frida)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *