Merauke Susul Kota Jayapura dan Kepulauan Yapen Dapat Tiket Wakili Papua di Pesparani Nasional Kupang 2020       

Kontingen Paduan Suara Kabupaten Merauke kategori dewasa pria saat tampil pada final Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik I Provinsi Papua 2019 di Aula St. Ignasius, Paroki Kristus Terang Dunia Waena, Kota Jayapura, Minggu (17/11/2019) malam.

JAYAPURA (PB.COM)—Kontingen Paduan Suara Kabupaten Merauke berhasil keluar sebagai juara pertama lomba paduan suara kategori dewasa pria Gregorian pada ajang Pesta Paduan  Suara Gerejani (Pesparani) Katolik I Provinsi Papua 2019 di Aula St. Ignasius,  Paroki Kristus Terang Dunia Waena, Kota Jayapura, Minggu (17/11/2019) malam.

Para peserta lomba paduan suara kategori dewasa pria Gregorian diminta membawakan lagu wajib dan lagu pilihan masing-masing dengan judul Te Deum dan  Sanctus.

Juara I Kabupaten Merauke  mendapatkan  nilai  85,70 sebagai gold 1, sementara Juara II diraih Kota Jayapura dengan nilai 83,58, dan. Juara III Kabupaten Jayapura mendapatkan nilai 81.87 sebagai gold 3.

Dengan hasil ini,  Kabupaten Merauke berhak mewakili Provinsi Papua  pada  Pesparani Nasional II yang berlangsung pada November 2020 di Kota Kupang, Provinsi (Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengurus  LP3K Kabupaten Merauke Bambang Dwi Atmoko mengatakan, pihaknya mengikut-sertakan 25 orang, untuk memperkuat Kontingen Merauke, khususnya pada lomba paduan suara kategori dewasa pria Gregorian tingkat Provinsi Papua.

Menurut Bambang, sebelum  ikut Pesparani Katolik I Provinsi Papua pihaknya menggelar Pesparani tingkat Kabupaten Merauke. Khusus lomba paduan suara kategori dewasa pria Gregorian, kata Bambang, pihaknya mengumpulkan perwakilan sekitar 6 Paroki. Dilanjutkan dengan audisi, sehingga pesertanya betul- betul terseleksi.

“Kami melakukan persiapan  penuh dinamika dari, terutama dari  sisi peserta. Semula kan  ada 30 peserta, tapi berguguran, karena menghadapi  pelbagai kesulitan. Tapi puji Tuhan para orang tua yang dulu pernah nyanyi Gregorian memiliki kepedulian. Mereka mendukung dan hadir  memberikan masukan-masukan,” ungkapnya.

Koordinator Lomba Pesparani  Katolik I Provinsi Papua 2019 Pater Constantinus Bahang, OFM mengatakan, tujuan dari paduan suara  Gregorian untuk menghidupkan kembali tradisi Gereja Katolik.

“Entah  tradisi  kehidupan rohaninya, tradisi liturginya nampak dalam Gregorian,” ucapnya.

Sementara Koordinator Dewan Juri lomba paduan suara kategori dewasa pria Gregorian Pesparani  Katolik I Provinsi Papua 2019, Hanna M. Pangestu menuturkan, ia mengharapkan ada 10 peserta  yang  ikut lomba paduan suara kategori dewasa pria Gregorian.

 

Kota Jayapura dan Kepulaun Yapen

Selain Merauke, Kota Jayapura dan Kabupaten Kepulauan Yapen lebih dahulu mendapat tiket menuju Pesparani Nasional di Kupang.  Pada lomba kategori dewasa wanita, Kota Jayapura meraih juara yang mengantongi gold 1 dengan poin 84,125 menyisihkan 8 Kabupaten lainnya dalam kategori ini. Sementara Kabupaten Merauke mendapatkan poin 83,08 dan meraih gold 2, serta silver 1 dengan poin 78,91 diraih oleh Kabupaten Nabire.

Kontingen Paduan Suara Kota Jayapura yang meraih juara 1 kategori wanita dewasa.

Wakil II Panitia Pelaksana Pesparani Katolik I Provnsi Papua, Frans Pekey bersyukur kepada Tuhan atas rahmat dan anugerahnya bahwa  Kota Jayapura dapat tampil pada 13 mata lomba pada Pesparani Katolik I Provinsi Papua.

“Puji Tuhan untuk kemenangan yang diraih Kota Jayapura hari ini pada kategori paduan suara dewasa wanita. Semoga kemenangan ini dapat membawa semangat bagi kategori lainnya yang masih bertanding untuk sore nanti dan pada esok hari,” kata Frans yang juga Sekda Kota Jayapura ini.

Kabupaten Kepulauan Yapen memenangkan lomba paduan suara kategori dewasa campuran

Sementata Kabupaten Kepulauan Yapen memenangkan lomba paduan suara kategori dewasa campuran dengan perolehan nilai 83,125, disusul Kabupaten Mimika dengan nilai 82,625 dan Kabupaten Asmat dengan perolehan nilai 82,125.

Salah satu Dewan Juri Poedji Soesila mengaku penghitungan nilai pada paduan suara kategori dewasa campuran sangat ketat dan penuh persaingan.

“Kalau mau dibilang kenaikan kelas, semua naik kelas. Semua terbaik. Walau begitu harus ada yang unggul dalam perlombaan ini,” jelasnya.

Koordinator Kontingen Kepulauan Yapen Triyuda mengucapakan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung  Kontingen Yapen sebagai juara pada kategori paduan suara dewasa campuran.

“Ini prestasi terbaik dan membanggakan dan kami dari Kepulauan Yapen untuk Papua di tingkat nasional Pesparani 2020,” ujarnya.

Kontingen dari Kabupaten Mappi yang memenangkan lomba Cerdas Cermat Rohani (CCR) pada Pesparani I Tingkat Provinsi Papua.

Pada Pesparani ini, selain lomba paduan suara, juga lomba Cerdas Cermat Rohani (CCR). Pada ajang lomba kategori ini, Kabupaten Mappi dan Kota Jayapura, berhak mewakili Provinsi Papua pada Pesparani (Pesta Paduan Suara Gerejani) tingkat nasional bulan November 2020 di Kota Kupang, Provinsi NTT (Nusa Tenggara Timur). Mappi berhasil keluar sebagai juara I Lomba Cerdas Cermat Rohani (CCR) Kategori Anak. Sementara, Kota Jayapura berhasil keluar sebagai juara I Lomba CCR Kategori Remaja.

Hasil Lomba CCR Kategori Anak Kabupaten Mappi peroleh skor 1.300 menempati urutan pertama atau juara I, Kabupaten Yapen perolehan skor 1.200 juara II, Kota Jayapura perlehan skor 1.000 juara III.

“Anak -anak  tampil sempurna di  CCR Anak, tapi CCR Remaja mungkin masalah nasib saja,” kata Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Partai Paduan Suara Gerejani Katolik Kabupaten Mappi Vinsensius Yamlean. (ID/Gusty Masan Raya)

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *