Puskesmas Kustra: Satgas Kijang sangat membantu

Pelayanan Kesehatan di Kampung Obogoi
Pelayanan Kesehatan di Kampung Obogoi

KASONAWEJA (PB) : Kampung Kustra, Distrik Mamberamo Tengah Timur terletak cukup jauh dari pusat kota Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya yang selama ini menjadi salah satu distrik yang sangat terisolasi masalah pelayanan kesehatan.
Namun dengan masuknya Satuan Tugas (Satgas) Kijang atau Kaki Telanjang, lambat laun persoalan kesehatan di kampung tersebut mulai teratasi. Kepala Puskesmas Kustra, Apsalon Fiang kepada Jubi, Rabu (11/5/2017) di Kasonaweja mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan hadirnya satgas tersebut.
“Jujur, dengan hadirnya Satgas Kijang persoalan masyarakat terkait dengan pelayanan kesehatan sangat membantu. Apalagi rumah sakit yang berada di kota sangat jauh,” katanya.
Dikatakan, jarak tempauh dari Puskesmas Kustra ke Kasonaweja membutuhkan waktu dua hari perjalan menggunakan spead boad. “Itupun kalau air sungai naik, namun kalau surut bisa satu minggu perjalan baru sampai,,” ujarnya.
Apsalon Fiang menambahkan, Puskesmas yang dipimpinnya tersebut melayani Tujuh  kampung diantaranya Kampung Kustra, Noyadi, Wameyadi, Biri, Eri, Obogio dam Towau dan masyarakat di Tujuh kampung tersebut sangat membutuhkan pelayanan kesehatan dan butuh bimbingan dari pihak pemerintah dalam hal hidup sehat.
“Kita sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah memang harus intens memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bagaimana hidup sehat yang baik dan benar. Apabila hidup sehat itu sudah terwujut, penyakit-penyakit juga bisa dihindari,” katanya.
Ditempat terpisah, Reski Putra Mambala salah seorang Satgas Kijang yang bertugas di Puskesmas Kustra mengatakan, masyarakat di kampung-kampung yang terlayani oleh Puskesmas Kustra berharap tenaga kesehatan yang datang melayani harus tinggal bersama-sama dengan mereka di kampung-kampung tersebut.
“Masyarakat senang kalau tenaga kesehatan tinggal ditempat dan tidak pergi ke mana-mana sehingga apabila mereka mengalami sakit bisa langsung diatasi. Namun dengan keterbatasan tenaga pihaknya harus melakukan pengobatan berjalan yaitu dari kampung ke kampung,” ujarnya.
Reski pun mengurai bahwa di Tujuh wilayah yang menjadi wilayah kerja Kampung Kustra banyak sekali masyarakat yang menderita penyakit malaria dan inpeksi saluran pernapasan (ISPA).
“Ini yang menjadi penyakit rutin di wilayah tersebut, namun memang dari data di Dinkes Mamberamo Raya, penyakit ISPA lebih tinggi. Ada juga penyakit Hernia tetapi itu untuk masyarakat yang sudah lanjut usia,” katanya. (Admin)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *