Buka Penerbangan 22 Juni, Pemkab Yahukimo Masih Melarang Orang Luar Masuk

Aktivitas di Bandara Nop Goliat Dekai.

JAYAPURA (PB.COM)—Pemerintah Kabupaten Yahukimo menyambut baik kebijakan relaksasi kontekstual Papua yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Papua dengan membuka akses penerbangan antardaerah di Provinsi Papua selama dua pekan mulai 22 Juni 2020 mendatang.

“Saya kira keputusan Pemerintah Provinsi Papua ini baik untuk kepentingan bersama, termasuk kami di Yahukimo. Kami akan prioritaskan orang yang keluar Yahukimo adalah anak-anak yang baru tamat SMP dan SMA yang mau melanjutkan sekolah di Jayapura. Sedangkan orang yang masuk adalah diprioritaskan bagi mereka yang terjebak selama beberapa bulan ini di luar Yahukimo seperti para pegawai, tetapi harus ada surat keterangan dari Provinsi dan kantongi hasil Rapid Test. Sekitar ada 500 lebih orang di luar Yahukimo, terutama di Jayapura,” kata Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Yahukimo, Elai Giban, SE.MM kepada papuabangkit.com melalui telepon seluler, Jumat (19/06/2020).

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Yahukimo, Elai Giban, SE.MM saat berdialog dengan warga pada suatu kesempatan.

Menurut Elai Giban, guna mencegah penyebaran Covid, kendati penerbangan sudah dibuka, pihaknya belum mengizinkan siapapun yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) alias tidak berdomisili di Yahukimo masuk ke wilayahnya.

“Kami masih larang yang tidak ber-KTP masuk, sampai keadaan normal. Sebab daerah Yahukimo akhir ini banyak orang yang datang untuk melakukan pendulangan emas liar di sini, itu tidak akan kami izinkan masuk. Kecuali yang datang lakukan dinas ke sini beberapa hari dengan mengantongi surat jalan. Sekali lagi, siapapun yang ke Yahukimo kami tegaskan harus ikuti prosedur yang sudah ditetapkan Provinsi Papua,” tegas Elai.

Ia juga mengatakan bahwa aktivitas perekonomian masyarakat Yahukimo, baik di pasar dan toko pun berjalan normal yaitu dari Pkl 06.00 hingga Pkl 21.00 WIT. Kendati demikian, ia meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin cuci tangan.

Bupati Abock Busup, MA

Sebelumnya, Bupati Yahukimo, Abock Busup, MA mengatakan dibukanya penerbangan masa percobaan dua pekan sebagaimana oleh Pemerintah Provinsi Papua di masa pandemic Covid-19 ini akan diprioritaska bagi pelajar yang melanjutkan pendidikan di luar Yahukimo.

“Karena itu, khusus bagi anak-anak Yahukimo yang ingin melanjutkan studi di Jayapura bisa berangkat secepatnya untuk mengurus persyaratan yang harus dilengkapi. Sebab sesuai protokol kesehatan, pesawat tidak bisa memuat penumpang penuh. Hanya 50 persen kursi yang terisi,” kata Bupati Abock, Rabu (17/06/2020).

Menurut Abock, guna menjaga Yahukimo tetap zona hijau dari Covid, ia meminta masyarakat yang melakukan perjalanan dari dan keluar Yahukimo untuk mematuhi protokol kesehatan dengan mengantongi surat hasil Rapid Test  non reaktif, memakai masker, membawa hand sanitizer, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Kami pastikan harga tiket tetap mulai dari Rp 900.000 hingga Rp 1.200.000,” kata Abock. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *