Info Covid Papua: 53 Pasien Baru, 17 Sembuh, Total Kasus 1.397

Simulasi penanganan pasien Covid dari Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Jayapura Kota, RSUD Jayapura dan UP2KP pada April 2020 lalu.

 

JAYAPURA (PB.COM)Lonjakan kasus pasien Covid-19 yang baru di Provinsi Papua kembali terjadi pada Jumat (19/06/2020). Berdasarkan hasil pemeriksaan sampel di sejumlah daerah, terdapat 53 pasien baru. Dengan demikian, total kumulatif warga Papua yang terinfeksi Covid-19 sebanyak 1.397, dimana 802 pasien (57 %) sedang dalam perawatan, 571 orang (42 %) dinyatakan sembuh, dan 15 orang (1 %)meninggal dunia.

“Tambahan 53 pasien baru itu terbanyak dari Kota Jayapura yaitu 24 orang, kemudian Kabupaten Jayapura 14 orang, Mimika 8 orang, Keerom 4 orang, Yapen 2 orang dan Jayawijaya 1 orang. Khusus di Yapen, kedua pasien ini baru tiba di Yapen setelah melakukan perjalanan dari Kota Jayapura. Kami apresiasi kinerja tim surveilans di sana sehingga segera menemukan kasus ini,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K) saat memberi keterangan pers secara virtual dari Media Center Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Jumat (19/06/2020).

Menurut Sumule, selain pasien baru, juga ada kabar gembira kepulangan pasien yang sembuh hari ini. Sebanyak 17 pasien dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit, antara lain Mimika sebanyak 8 orang, Jayawijaya 8 orang, dan Kabupaten Jayapura 1 orang.

“Kita juga ada dapat tambahan ODP (Orang Dalam Pemantauan—Red.) sebanyak 111 orang sehingga total menjadi 3.121 orang. Dan juga ada penambahan 5 orang PDP (Pasien Dalam Pengawasan—Red.) sehingga total jadi 244 orang per hari ini. Hingga hari ini juga kita sudah lakukan pemeriksaan sebanyak 10.379 orang,” kata Sumule.

Pada kesempatan itu, Sumule meminta perhatian khusus juga kepada Kabupaten Tolikara yang ada lonjakan ODP sebanyak 61 orang. Ia berharap Tim Gugus Tugas di sana bersama pemerintah daerah segera melakukan langkah-langkah untuk mencegah penyebaran wabah di sana.  (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *