Tim URC Kembali Makamkan Satu Pasien Positif Covid di Jayapura

Tim URC ketika memakamkan DPL (46), pasien Covid-19 di Pemakaman Buper Waena, Minggu malam (09/08/2020)

 

JAYAPURA (PB.COM)Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Covid-19 Papua terdiri dari Polres Jayapura Kota, Polda Papua dan Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) memakamkan salah seorang pasien positif Covid pada Minggu (09/08/2020) malam di Pekuburan Khusus Covid Buper Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura.

Berdasarkan data yang diterima redaksi dari Kepala Bidang Respon Emergency UP2KP Darwin Rumbiak, S.Kep, pasien laki-laki (46 tahun) berinisial DPL itu meninggal di RSUD Jayapura pada Minggu petang sesudah menjalani perawatan beberapa hari di ruang ICU dengan memiliki riwayat penyakit penyerta atau komorbid.

Tim URC bergerak ke RSUD Jayapura sesudah dikontak oleh Kepala Kamar Jenazah RSUD JayapuraTheresya Tanipa malam hari. Dipimpin  Iptu Ibrahim, tim bergerak dari RSUD Jayapura ke Pemakaman Buper Pkl. 22.20 WIT dan tiba Pkl. 22.50,” kata Darwin kepada papuabangkit.com melalui telepon selulernya.

Menurut Darwin, sudah puluhan orang, baik pasien positif maupun PDP yang dikuburkan tim URC Covid-19. Itu artinya, virus Corona ini benar-benar ada dan sedang mengancam nyawa masyarakat di Papua, seperti daerah lainnya di Indonesia.

“Oleh karena itu kami meminta masyarakat jangan anggap enteng, tetap jaga protokol kesehatan. Fakta yang berkembang hari ini, masyarakat di Papua ini anggap remeh dengan Covid, bahkan ada yang tak percaya dan menuduh kasus Covid di Papua ini hanya rekayasa atau konspirasi. Ini sangat disesalkan,” tegas Darwin yang juga Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan pada Bidang Yankes  Dinas Kesehatan Papua ini.

Darwin menambahkan, sebagai lembaga pengawal kesehatan, UP2KP bertugas mengingatkan masyarakat agar di era pemberlakuan new normal, kesadaran masyarakat untuk hidup dengan cara dan gaya baru yakni mengikuti protokol kesehatan harus benar-benar diimplimentasikan guna terhindar dari Covid.

“Kami berharap, para tokoh adat, tokoh agama dan pemuda bisa menjadi garda terdepan untuk memberi contoh kepada masyarakat dan terus menerus mengingatkan masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta olahraga rutin dan konsumsi makanan bergizi,” tegasnya.

Berdasarkan data Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua per Sabtu, 8 Agustus 2020, total kumulatif warga Papua yang terinfeksi Covid-19 sebanyak 3.173 orang, dimana 1.204 pasien atau 38 persen sedang dalam perawatan, 1.934 orang (61 persen) dinyatakan sembuh, dan 35 orang atau 1 persen meninggal dunia. Virus asal Wuhan ini menyerang 19 kabupaten/kota di Papua dimana 5 di antaranya sudah kembali ke zona hijau. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *