Kabar Covid Papua: 26 Kasus Baru, 53 Sembuh, Boven Digoel Kembali Zona Merah

Ilustrasi Covid-19

 

JAYAPURA (PB.COM)—Setelah dua bulan sukses mengendalikan Covid di wilayahnya alias tanpa kasus, Kabupaten Boven Digoel, Papua kembali menemukan 2 kasus pasien baru  per Kamis (27/08/2020).

“Dengan tambahan dua kasus baru di Boven Digoel, maka tinggal 5 kabupaten yang masuk zona hijau yakni Sarmi, Supiori, Puncak Jaya, Waropen dan Mamberamo Tengah. Kami minta pihak Pemda di Boven Digoel untuk lakukan tracing yang ketat, memperketat pengawasan keluar masuk orang baik, terutama di wilayah tambang ilegal dan lakukan test dan perawatan segera,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K) saat memberi keterangan pers secara virtual kepada wartawan, Kamis (27/08/2020).

Menurut Sumule, selain Boven Digoel hari ini terdapat 24 kasus pasien Covid baru di beberapa daerah, antara lain Mimika 5 orang, Nabire 1 orang, Jayapura 1 orang, Biak 7 orang dan Kota Jayapura 10 orang.

Data infografis Covid-19 di Provinsi Papua per 27 Agustus 2020.

 

“Selain Boven Digoel, perhatian kita juga ke wilayah Merauke yang dua pekan terakhir ini kasusnya tinggi. Ummnya kasus baru ini berasal dari penumpang yang tiba di Merauke. Tadi dalam teleconference dengan Bapak Wakil Gubernur Klemen Tinal, Merauke meminta akan melakukan pengurangan penerbangan dalam sepekan,” kata pria yang juga menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan Papua ini.

Sementara itu, ada juga kabar gembira hari ini terkait kesembuhan 53 pasien baru, yang berasal dari Kota Jayapura sebanyak 38 orang yang sembuh, Kabupaten Jayapura 1 orang,  Mimika 9 orang, dan Nabire 5 orang.

Berdasarkan data per 27 Agustus 2020, total kasus Covid di Provinsi Papua sebanayak 3.620 kasus dimana 85 % atau 3.089 pasien sudah dinyatakan sembuh, 489 atau 14 % sedang dirawat dan 42 orang dinyatakan meninggal dunia (1 %). Sementara kasus kontak erat sebanyak 1.859 orang, suspek 922 orang, dan probabel sebanyak 24. Hingga kini, telah dilakukan pemeriksaan sampel sebanyak 38.814 sampel, baik lewat PCR maupun TCM. (Gusty Masan Raya)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *